Optimalisasi Usaha Ternak Kelinci pada Pemanfaatan Pekarangan Menuju Pertanian Organik 199-204
No Thumbnail Available
Date
2014-06-01
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Penelitian dan Pengembangan Pertanian
Abstract
Kelinci memiliki potensi untuk dikembangkan dilahan pekarangan karena tidak membutuhkan lahan yang luas.
Pemanfaatan kotoran dan urinenya untuk pupuk organik bagi tanaman sayuran dilahan pekarangan akan menekan
penggunaan pupuk kimia. Pengkajian ini dilaksanakan di Desa Gulingan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, sejak
Oktober 2013 sampai Pebruari 2014. Komponen teknologi yang yang dikaji adalah (1) pemanfaatan limbah sayuran
untuk penggemukan ternak kelinci, dan (2) Potensi kotoran dan urine kelinci sebagai penyedia pupuk organik. Pada
penggemukan kelinci percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan tiga perlakuan pakan,
masing-masing perlakuan menggunakan delapan ekor kelinci jantan lokal umur enam minggu sebagai ulangan.
Perlakuan pakan yang diberikan yaitu PO : Kelinci diberikan 100% limbah sayuran, P1: P0 + pollard 50 g/ekor/hari dan
P2: PO + pellet 50 g/ekor/hari. Parameter yang diamati berat badan awal, berat badan akhir, pertambahan berat
badan, produksi feses, produksi kencing dan potensi kotoran dan urine kelinci sebagai penyedia pupuk organik. Hasil
pengkajian menunjukan kelinci yang diberikan limbah sayuran 100% menghasilkan pertambahan berat badan 18,37
g/ekor/hari nyata lebih rendah (P<0,05) dari perlakuan P1 dan P2 yaitu 13,14% dan 23,11%. Produksi feses kelinci yang
diberikan limbah sayuran 24,81 g/ekor/hari nyata lebih rendah (P<0,05) dari P1 dan P2, sedangkan produksi urinenya
21,78 ml/ekor/hari nyata lebih tinggi (P<0,05) dari P2 dan tidak berbeda nyata (P>0,05) dengan P1. Potensi pupuk
organik dari delapan ekor kelinci cukup untuk menanami 10-15 tanaman dalam polybag dengan perbandingan tanah:
pupuk organik: urine (4 : 1 : 1). Hasil pemanfaatan pupuk organik dengan urine kelinci berpengaruh nyata terhadap
produksi buah dibandingkan dengan menggunakan tanah dengan kompos saja.
Kata kunci: kelinci, pupuk organik, lahan pekarangan, pertanian organik