EFEKTIVITAS PESTISIDA NABATI KULIT BAWANG MERAH TERHADAP PENGENDALIAN HAMA ULAT TRITIP PADA TANAMAN SAWI (Brassica juncea L.)
| dc.contributor.author | Rusman B,; UMMIANA ,R | |
| dc.date.accessioned | 2026-03-30T04:00:36Z | |
| dc.date.available | 2026-03-30T04:00:36Z | |
| dc.date.issued | 2026-03-30 | |
| dc.description | EFEKTIVITAS PESTISIDA NABATI KULIT BAWANG MERAH TERHADAP PENGENDALIAN HAMA ULAT TRITIP PADA TANAMAN SAWI (Brassica juncea L.) | |
| dc.description.abstract | Pestisida nabati kulit bawang merah adalah jenis pestisida alami. Kulit bawang merah mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, acetogenin, saponin dan tanin. Senyawa ini bersifat antifeedan (menolak makan), racun lambung, atau menggangu sistem metabolisme hama sehingga efektif untuk mengendalikan hama serangga pada tanaman. Kajiwidya ini bertujuan untuk mengetahui respons petani dan efektivitas pengaplikasian pestisida nabati dari kulit bawang merah dalam pengendalian hama ulat tritip pada tanaman sawi. Kajian ini dilaksanakan di Kampus Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa pada Bulan Maret-Juli 2025, dan kegiatan penyuluhan dilaksanakan pada Kelompok Tani Tunas Harapan di Desa Panakkukang, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa. Ulat tritip merupakan hama utama pada tanaman sawi, sehingga diperlukan alternatif pengendalian yang ramah lingkungan. Metode yang digunakan adalah rancangan acak kelompok (RAK) dengan empat perlakuan konsentrasi pestisida nabati, termasuk kontrol. Perlakuan P0 (tanpa pengaplikasian pestisida nabati), P1 (pestisida nabati 200 ml/800ml air), P2 (pestisida nabati 400 ml/600 ml air), P3 (pestisida nabati 600 ml/400 ml air). Hasil kajian menunjukkan bahwa perlakuan paling efektif terdapat pada konsentrasi P3 (600 ml ekstrak/400 ml air) yang menghasilkan populasi ulat terendah (0,1), tanpa kerusakan daun (0%), dan tingkat kematian ulat tertinggi sebesar 66,7%. Keberhasilan ini didukung oleh senyawa aktif acetogenin dan flavonoid yang bersifat insektisida. Selanjutnya, kegiatan penyuluhan mengenai pestisida nabati kepada Kelompok Tani Tunas Harapan menunjukkan peningkatan respons petani. Sebelum penyuluhan, tingkat respons hanya 44,7% kategori “Kurang Merespon”, meningkat menjadi 94,3% setelah penyuluhan kategori “Sangat Merespon”. Kajiwidya juga mencatat peningkatan pengetahuan (42,4%), sikap (42,9%), dan keterampilan (63,5%), dengan total respons terhadap penyuluhan mencapai 89,8%. Kajian ini menunjukan bahwa pestisida nabati kulit bawang merah efektif dalam pengendalian hama serta pentingnya penyuluhan dalam meningkatkan adopsi teknologi ramah lingkungan oleh petani. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/29005 | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | Polbangtan Gowa | |
| dc.title | EFEKTIVITAS PESTISIDA NABATI KULIT BAWANG MERAH TERHADAP PENGENDALIAN HAMA ULAT TRITIP PADA TANAMAN SAWI (Brassica juncea L.) | |
| dc.title.alternative | Pestisida Nabati, Kulit Bawang Merah, Ulat Tritip, Ramah Lingkungan. | |
| dc.type | Book |