PENGARUH BEBERAPA TARAF KONSENTRASI BАР TERHADAP MULTIPLIKASI TUNAS LIDAH BUAYA (Aloe vera Linn) In Vitro

No Thumbnail Available
Date
2007-09-06
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
BALAI PENELITIAN TANAMAN OBAT DAN AROMATIK
Abstract
Lidah Buaya (Aloe vera Linn) merupakan salah satu jenis tanaman obat yang potensial untuk dikembangkan, karena banyak digunakan untuk pengobatan dan juga untuk kosmetik. Tanaman ini tergolong suku Liliaceae yang berasal dari Afrika, masuk ke Indonesia pada abad ke- 17. Untuk mendukung penyediaan tanaman secara massal, maka dilakukan perbanyakan secara in vitro. Penelitian dilakukan di laboratorium kultur jaringan Balittro, bertujuan untuk mengetahui pengaruh beberapa taraf konsertasi BAP terhadap multiplikasi tunas lidah buaya secara in vitro. Perlakuan yang diuji adalah beberapa taraf konsentrasi BAP yaitu 0.0 (kontrol); 0.1; 0.3; 0.5; 0.8 dan 1.0 mg/l, dengan medium dasar MS. Rancangan perlakuan yang digunakan adalah Acak Lengkap dengan 7 ulangan. Parameter yang diamati adalah jumlah tunas, tinggi tanaman, jumlah daun dan persentase tunas berakar, pada umur 1, 3, 5, 7,dan 9 minggu setelah tanam (MST). Hasil pengamatan menunjukkan bahwa perlakuan MS + BA 0.8 mg/l merupakan media terbaik untuk perbanyakan tunas lidah buaya secara in vitro, dimana jumlah tunasnya adalah (1.85) dengan tinggi tunas (2.73 cm) jumlah daun (7,34 ), jumlah akar (2.11) dan persentase tunas berakar 100% mulai umur 3 MST.
Description
Keywords
Citation