Komponen Bahan Aktif Minyak Atsiri pada Beberapa Tanaman Rempah dan Obat Potensial 155-163
| dc.contributor.author | Nurliani Bermawie dan Susi Purwiyanti | |
| dc.date.accessioned | 2026-09-15T01:46:10Z | |
| dc.date.available | 2026-09-15T01:46:10Z | |
| dc.date.issued | 2012-07-01 | |
| dc.description.abstract | Indonesia memiliki potensi yang cukup besar untuk mengembangkan dan meningkatkan ragam jenis minyak atsiri, diantaranya berasal dari tanaman rempah dan obat. Beberapa jenis minyak atsiri dari tanaman rempah telah dikembangkan dan diekspor antara lain minyak cengkeh dan minyak pala. Tanaman obat memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai sumber minyak atsiri baru, karena mengandung minyak atsiri 1-4%. Minyak atsiri tersusun atas berbagai komponen aktif, yang dapat dimanfaatkan sebagal bahan parfum, aroma (pewangi), perisa, kosmetika, antimikroba dan obat obatan. Jenis tanaman obat yang berpotensi dikembangkan sebagai sumber minyak atsiri baru antara lain jahe, temulawak, bangle, lengkuas, adas, kapolaga dan kunyit. Kata kundi: Minyak atsiri, rempah, obat, komponen aktif. | |
| dc.identifier.isbn | 978-602-9462-14-2 | |
| dc.identifier.uri | https://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/32338 | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian | |
| dc.title | Komponen Bahan Aktif Minyak Atsiri pada Beberapa Tanaman Rempah dan Obat Potensial 155-163 | |
| dc.type | Article |