Kontribusi Lahan Sawah Terhadap Pelestarian Lingkungan

dc.contributor.authorAgus, Fahmuddin
dc.contributor.authorSetyanto, Prihasto
dc.date.accessioned2026-08-10T15:29:45Z
dc.date.available2026-08-10T15:29:45Z
dc.date.issued2008-06-01
dc.description21 p.; ills.; tab.
dc.description.abstractPendahuluan Lahan sawah tidak hanya penting sebagai penghasil barang privat (private goods) seperti padi dan palawija yang memberikan keuntungan langsung kepada petani, tetapi juga penghasil barang dan jasa publik (public goods and services) sehingga sawah dikenal memiliki multifungsi. Multifungsi lahan sawah antara lain sebagai penopang ketahanan pangan, penyedia lapangan kerja, penjaga kelestarian budaya, pembawa suasana nyaman pedesaan, mengurangi erosi, dan mendaur ulang sumber daya air Fungsi atau eksternalitas positif (positive externalities) lahan sawah adalah sebagai mitigasi atau pengendali banjir, pendaur ulang air, pengendali atau pengontrol erosi, mitigasi peningkatan suhu udara, dan pendaur ulang limbah organik. Walaupun demikian, terdapat beberapa eksternalitas negatif dari lahan sawah, antara lain pengemisi gas metan (CH). Pesatnya pembangunan dan pertambahan jumlah penduduk menyebabkan terjadinya alih guna lahan sawah secara cepat. Lahan sawah merupakan lahan yang banyak mengalami alih guna, terutama di sekitar pusat pembangunan. Pada umumnya, alih guna lahan sawah bersifat tidak dapat balik (irreversible) dan dapat mendegradasi kualitas lingkungan. Peningkatan frekuensi banjir di Tokyo disebabkan oleh pesatnya pembangunan perindustrian dan perumahan pada tahun 1980-an yang mengorbankan lahan sawah. Keadaan yang sama juga terjadi di Indonesia, terutama pada daerah perkotaan. Banjir lebih sering terjadi di sekitar perkotaan dan ini dapat dihubungkan dengan makin meluasnya alih guna lahan pertanian, termasuk lahan sawah. Makalah ini membahas berbagai aspek lingkungan lahan sawah, yaitu (i) kontribusi positif atau eksternalitas positif atau lebih dikenal dengan multifungsi lahan sawah terhadap pengamanan kualitas lingkungan dan (ii) pengaruh negatif atau eksternalitas negatif lahan sawah terhadap lingkungan, terutama yang berkenaan dengan emisi gas rumah kaca (GRK) yang dihasilkan oleh lahan sawah.
dc.identifier.isbn978-979-799-442-6
dc.identifier.urihttps://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/30929
dc.language.isoid
dc.publisherBalai Besar Penelitian Tanaman Padi
dc.titleKontribusi Lahan Sawah Terhadap Pelestarian Lingkungan
dc.title.alternativePadi: Inovasi Teknologi dan Ketahanan Pangan. Buku 1
dc.typeArticle
Files
Original bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
10. Kontribusi Lahan Sawah Terhadap Pelestarian Lingkungan - Fahmuddin Agus, Prihasto Setyanto.pdf
Size:
1.04 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
License bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.77 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: