Identifikasi Pemalsuan Minyak Nilam di Rantai Tataniaga ; buletin litro vol xiv no 2,2003 hlmn ; 17-22

dc.contributor.authorMa'mun
dc.date.accessioned2026-08-06T01:31:13Z
dc.date.available2026-08-06T01:31:13Z
dc.date.issued2003-06-01
dc.description.abstractPemalsuan dalam perdagangan minyak atsiri telah dilakukan sejak jaman dahulu, yaitu dengan cara menambahkan bahan-bahan asing kedalam minyak atsiri dengan maksud menambah volume, berat minyak atau memenuhi persyaratan mutu tertentu. Bahan-bahan yang biasa dicampur- kan kedalam minyak atsiri diantaranya adalah minyak lemak, minyak tanah, minyak terpentin, minyak keruing dan pelarut organik. Telah dilakukan percobaan di Laboratorium Fisiologi Hasil, Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, mulai Januari sampai Maret 2003, untuk mengidentifikasi adanya bahan-bahan pemalsu dalam minyak nilam. Sampel- sampel yang digunakan berasal dari beberapa penyuling, pedagang pengumpul dan eksportir, masing-masing sebanyak lima sampel. Metode identifikasi dilakukan sesuai dengan International Standard Organization. Hasil analisis laboratorium menunjukkan bahwa sampel-sampel yang berasal dari penyuling dan pedagang pengumpul sebanyak 40% mengandung lemak, 40 % mengandung minyak keruing dan 20% mengandung pelarut organik. Sementara ditingkat eksportir tidak ditemukan adanya bahan pemalsu yang terkandung dalam minyak nilam.
dc.identifier.issn0215-0824
dc.identifier.urihttps://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/30819
dc.language.isoid
dc.publisherBalai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
dc.relation.ispartofseriesV\olume xiv; No 2. 2003
dc.titleIdentifikasi Pemalsuan Minyak Nilam di Rantai Tataniaga ; buletin litro vol xiv no 2,2003 hlmn ; 17-22
dc.typeArticle
Files
Original bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Identifikasi Pemalsuan Minyak Nilam di Rantai Tataniaga 17-22.pdf
Size:
2.88 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
License bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.77 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: