Efektivitas Multi-isolat Rhizobium dalam Pengembangan Kedelai di Lahan Kering Masam
| dc.contributor.author | A. Harsonoc | |
| dc.contributor.author | Prihastuti | |
| dc.contributor.author | Subandi | |
| dc.date.accessioned | 2025-09-15T07:29:41Z | |
| dc.date.available | 2025-09-15T07:29:41Z | |
| dc.date.issued | 2011-12-16 | |
| dc.description | Buletin Iptek Tanaman Pangan sudah memasuki tahun keenam. Dalam kurun waktu yang relatif singkat ini buletin Iptek Tanaman Pangan telah mengalami beberapa kemajuan, di antaranya telah mendapat pengakuan sebagai publikasi ilmiah nasional yang terakreditasi oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Tulisan yang terbit pun beragam antarnomor, mengikuti masalah aktual yang dihadapi petani dalam berproduksi. Perbenihan, misalnya, diperlukan dalam jumlah, mutu, waktu, dan lokasi yang tepat guna memenuhi kebutuhan benih bagi petani. | |
| dc.description.abstract | Pengembangan areal kedelai di lingkungan suboptimal lahan masam akan semakin penting seiring dengan makin sempitnya lahan optimal yang dapat ditanami kedelai. Pengembangan kedelai pada lahan masam menghadapi banyak masalah, di antaranya keracunan Al, kahat hara N, P, K dan Ca, sehingga produktivitasnya sangat rendah (50%) yang terus menerus ditanami ubikayu, apabila tidak dikapur meskipun dipupuk 300 kg phonska/ha (setara 100 kg urea + 100 kg SP36 + 100 kg KCl/ha), kedelai hanya memberikan hasil 0,35 t/ha. Pada tanah yang telah dikelola intensif dengan polatanam bervariasi, pH-nya di bawah 5,0, kejenuhan Al | |
| dc.identifier.issn | 1907-4263 | |
| dc.identifier.uri | https://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/26189 | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan | |
| dc.relation.ispartofseries | Volume 6; No 1 | |
| dc.title | Efektivitas Multi-isolat Rhizobium dalam Pengembangan Kedelai di Lahan Kering Masam | |
| dc.type | Article |