Analisis Kebijakan Tarif Jagung antara Petani Jagung dan Peternak

dc.contributor.authorYusdja, Yusmichad
dc.contributor.authorAgustian, Adang
dc.date.accessioned2026-08-14T08:31:38Z
dc.date.available2026-08-14T08:31:38Z
dc.date.issued2003-03
dc.description.abstractJagung merupakan salah satu komoditi perdagangan dunia yang sangat penting sebagai bahan makanan manusia dan bahan baku pakan ternak dan hanya beberapa negara saja yang menjadi produsen utama untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Menurut U.S. Grains Council1, sekitar 2,5 juta ton jagung dipakai untuk pakan ternak dan 3,9 juta ton untuk pangan dan lainnya, sementara di negara Asean dari total pemakaian jagung sebesar 18,6 juta ton, sebanyak 13,9 juta ton (75%) digunakan untuk pakan. Indonesia merupakan salah satu negara penghasil jagung yang belum mampu memenuhi kebutuhan sendiri khususnya untuk pabrik pakan. Arah produksi jagung di Indonesia pada dasarnya adalah pada kebutuhan konsumsi manusia. Telah lama diketahui bahwa beberapa daerah penghasil jagung utama seperti Madura, NTT dan Jawa Timur memproduksi jagung sebagai makanan pokok. DOI: https://doi.org/10.21082/akp.v1n1.2003.24-41
dc.identifier.urihttps://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/31008
dc.language.isoid
dc.publisherPusat Penelitian dan Pengembangan Sosial Ekonomi Pertanian
dc.relation.ispartofseriesAnalisis Kebijakan Pertanian; Vol. 1 No. 1 (2003)
dc.subjectL Animal production/Produksi Hewan::L01 Animal husbandry/Peternakan
dc.subjectE Economics, development, and rural sociology/Ekonomi, Pembangunan dan Sosiologi Pedesaan::E10 Agricultural economics and policies/Ekonomi dan Kebijaksanaan Nasional mengenai pertanian
dc.titleAnalisis Kebijakan Tarif Jagung antara Petani Jagung dan Peternak
dc.typeArticle
Files
Original bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
ejurnal_pustaka,+ART01-2.pdf
Size:
271.29 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
License bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.77 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: