Penanganan Pasca Panen Tanaman Mentha arvensis 151-154

dc.contributor.authorSintha Suhirman
dc.date.accessioned2026-09-15T01:49:25Z
dc.date.available2026-09-15T01:49:25Z
dc.date.issued2012-07-01
dc.description.abstractKomponen utama minyak Mentha arvensis adalah mentol, menthon dan metil asetat. Kandungan mentol meningkat sejalan dengan meningkatnya umur tanaman dan mencapai maksimum pada saat berbunga. Mentol digunakan dalam berbagai industri, termasuk industri cokelat dan kembang gula, minuman, farmasi dan kosmetik. Teknik penanganan pascapanen tanaman atsiri terdiri dari sortasi, pengeringan dan penyulingan. Salah satu penanganan pascapanen yang penting adalah pengeringan. Terna mentha dijemur selama 2 jam setiap hari dari pukul 8.00-10.00 kemudian diangin-angin di tempat teduh sampai kadar air 30-35%. Setelah kering angin, kemudian disuling dengan cara penyulingan air dan uap selama 4 jam. Rendemen minyak 0,6% dari bahan kering dan 0,2% dari terna basah. Posisi daun pada tanaman mentha dan umur daun berpengaruh terhadap kualitas minyak mentha dan kandungan mentol, pasangan daun ke-4 dari bawah memiliki kandungan mentol tertinggi dan menurun hingga pasangan daun ke-14, pucuk memiliki kandungan mentofuran tertinggi. Mentol dari minyak M. arvensis dapat diisolasi menjadi bentuk kristal untuk digunakan dalam berbagai industri. Kata kunci: Mentha arvensis, minyak permen, pascapanen.
dc.identifier.isbn978-602-9462-14-2
dc.identifier.urihttps://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/32341
dc.language.isoid
dc.publisherBadan Penelitian dan Pengembangan Pertanian
dc.titlePenanganan Pasca Panen Tanaman Mentha arvensis 151-154
dc.typeArticle
Files
Original bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Penanganan Pasca Panen Tanaman Mentha ar.pdf
Size:
3.29 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
License bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.77 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: