Sukses Swasembada: Indonesia Menjadi Lumbung Pangan Dunia 2045
Loading...
Date
2017
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Kementerian Pertanian
Abstract
Sebagai bentuk keseriusan membangun fondasi menuju lumbung pangan dunia, maka bisa dilihat dari kebijakan dan program yang telah dilakukan selama dua tahun terakhir ini. Perbaikan irigasi untuk 3 juta hektare dikerjakan dalam waktu 1,5 tahun dari target 3 tahun. Pembangunan embung, longstorage dan dam parit mencapai 3.771 unit. Penyediaan alsintan 180 ribu unit (naik 2.000 persen), asuransi pertanian 674.650 hektare (naik 100 persen), dan pengembangan benih unggul untuk memenuhi 2 juta hektare penanaman padi. Selain itu, Pemerintah juga membangun lumbung pangan di wilayah perbatasan negara, integrasi jagung-sawit 233 ribu ha, peningkatan indeks pertanaman, pengembangan lahan rawa lebak dan sapi indukan wajib bunting. Program lainnya adalah membangun Toko Tani Indonesia sebanyak 1.218 unit atau naik 100 persen. Dengan fondasi pembangunan pertanian yang semakin kuat, Indonesia mampu melewati ancaman peristiwa El Nino 2015 dan La Nina 2016. Keberhasilan beradaptasi terhadap perubahan iklim, menjadikan tidak ada lagi musim paceklik karena produksi pangan bisa dipertahankan dan ditingkatkan sepanjang tahun. Hasilnya adalah kebutuhan pangan terpenuhi dan impor pangan menurun bahkan tidak ada impor pangan pada tahun 2016.