KONSERVASI DAN REGENERASI STEVIA (Stevia rebaudiana Bertoni) SECARA IN VITRO: Warta balittro Vol. 35 No. 69 tahun 2018
No Thumbnail Available
Date
2018-06-01
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Abstract
Stevia (Stevia rebaudiana Bertoni) merupakan tanaman yang
digunakan sebagai pemanis alami
yang sangat bermanfaat untuk
kesehatan. Perbanyakan stevia secara
konvensional dapat dilakukan
menggunakan biji dan setek. Namun
penggunaan biji kurang efektif
karena rendahnya keberhasilan
perkecambahan. Metode
perbanyakan stevia melalui kultur
jaringan telah diperoleh baik untuk
multiplikasi tunas maupun induksi
perakaran. Untuk memelihara
plasma nutfah stevia secara ek-situ
dapat dilakukan melalui konservasi di
laboratorium dalam keadaan
tumbuh. Upaya konservasi stevia
telah dilakukan dengan
menumbuhkan tunas dalam media
Murashige dan Skoog (MS) dengan
penambahan Benzil Amino Purin
(BAP) konsentrasi 0,1 mg/l dan tanpa
penambahan BAP. Hasil pengamatan
menunjukkan bahwa penyimpanan
tunas stevia dalam keadaan tumbuh
baik tanpa diberi BAP ataupun
dengan aplikasi BAP dengan
konsentrasi rendah mampu
mengurangi instensitas sub kultur
selama delapan bulan. Teknik ini
membantu pemeliharaan karena
dapat mengurangi biaya sub kultur.
Regenerasi biakan setelah disimpan
tidak menurun dan dapat kembali
tumbuh dengan normal.