Pengaruh Berbagai Pengolahan terhadap Nilai Nutrisi Tongkol Jagung: Komposisi Kimia dan Kecernaan In Vitro

dc.contributor.authorDwi Yulistiani
dc.contributor.authorW. Puastuti
dc.contributor.authorE. Wina
dc.contributor.authorSupriati
dc.date.accessioned2026-02-19T00:56:35Z
dc.date.available2026-02-19T00:56:35Z
dc.date.issued2012
dc.description.abstractTidak tersedianya pakan berkualitas secara berkelanjutan merupakan salah satu penyebab rendahnya produktivitas ternak ruminansia di Indonesia. Tongkol jagung merupakan produk samping pertanian yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pakan alternatif yang dapat tersedia sepanjang tahun. Nilai nutrisinya masih rendah, dan oleh karena itu perlu diupayakan pengolahan yang dapat meningkatkan nilai nutrisinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan teknologi yang dapat meningkatkan nilai nutrisi tongkol jagung. Penelitian dilakukan pada skala laboratorium. Tongkol jagung utuh digiling untuk mendapat ukuran sebesar biji jagung, kemudian diberi perlakuan: (1) urea 3%; (2) difermentasi dengan menggunakan kapang Trichoderma viridae; (3) Perlakuan 2 ditambah dengan urea 0,5%; (4) difermentasi dengan menggunakan kapang Aspergilus niger; (5) perlakuan 4 ditambah dengan urea 0,5%, (6) tongkol jagung disilase. Semua contoh tongkol jagung yang telah diolah dikeringkan dalam oven untuk kemudian digiling dan dianalisa komposisi kimianya dan diuji kecernaannya secara in vitro. Penelitian dilakukan menggunakan rancangan acak lengkap dan data yang diperoleh dianalisa dengan menggunakan program SAS v6.1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tongkol jagung mempunyai kualitas rendah dengan kandungan protein 2,9% dan kecernaan in vitro 42,5%. Pengolahan tongkol jagung dapat meningkatkan kandungan protein. Peningkatan kandungan protein tertinggi pada perlakuan urea 3% dan fermentasi menggunakan A. niger yang disuplementasi urea 0,5% (masing-masing secara berurutan adalah 210 dan 172%). Peningkatan kecernaan in vitro bahan kering dan bahan organik secara nyata hanya terjadi pada pengolahan menggunakan perlakuan urea dimana terjadi peningkatan kecernaan sebesar 43%, sedangkan pengolahan dengan fermentasi menggunakan kapang A. niger baik dengan disuplementasi atau tanpa suplementasi meningkatkan kecernaan serat deterjen netral. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pengolahan dengan urea 3% atau fermentasi dengan A. Niger nilai nutrisi tongkol jagung dapat ditingkatkan.
dc.identifier.urihttps://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/27670
dc.language.isoid
dc.publisherBalai Penelitian Ternak
dc.subjectL Animal production/Produksi Hewan::L01 Animal husbandry/Peternakan
dc.subjectQ Food science/Ilmu Pangan::Q51 Feed technology/Teknologi Pakan
dc.titlePengaruh Berbagai Pengolahan terhadap Nilai Nutrisi Tongkol Jagung: Komposisi Kimia dan Kecernaan In Vitro
dc.typeArticle
Files
Original bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
J17-59.pdf
Size:
69.35 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
License bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.77 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description:
Collections