Bionomi dan Pengendalian Hama Penggerek Padi
| dc.contributor.author | J. Soejitno | |
| dc.date.accessioned | 2026-07-20T15:07:33Z | |
| dc.date.available | 2026-07-20T15:07:33Z | |
| dc.date.issued | 1991 | |
| dc.description.abstract | Di Indonesia terdapat enam spesies penggerek padi yaitu penggerek padi kuning Scirpophaga incertulas Walker, penggerek padi putih Scirpophaga innotata Walker, penggerek padi merah jambu Sesamia inferens Walker, penggerek padi bergaris Chilo suppressalis Walker, penggerek padi kepala hitam Chilo polychrysus Meyrick, dan penggerek padi berkilat Chilo auricilius Dudgeon (58). Penggerek padi kuning merupakan spesies yang paling dominan di Jawa, Bali, dan Lampung sedangkan penggerek padi putih dominan di Sulawesi Selatan. Namun sejak 1988/89 terjadi pergeseran dominasi spesies di daerah jalur pantai utara Jawa Barat, yaitu dari penggerek padi kuning ke penggerek padi putih. Selanjutnya pada MT 1989/90 terjadi ledakan hama penggerek padi putih di daerah Karawang, Subang, Indramayu dan Cirebon (43). Pergeseran dominasi spesies tersebut diduga ada hubungannya dengan perubahan tata tanam/pola tanam, iklim, dan sifat biologi penggerek padi putih. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/30358 | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan | |
| dc.title | Bionomi dan Pengendalian Hama Penggerek Padi | |
| dc.type | Article |