Strategi Pemuliaan Sebagai Alternatif Peningkatan Produktivitas Kelinci Pedaging
No Thumbnail Available
Date
2005
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Penelitian Ternak
Abstract
Dengan semakin meningkatnya jumlah penduduk di Indonesia, kebutuhan protein hewani pun akan semakin meningkat pula. Oleh karena itu, diperlukan diversifikasi penyediaan sumber protein hewani selain dari ternak besar maupun unggas. Apalagi saat ini masyarakat panik dengan adanya wabah flu burung, sehingga mengurangi untuk mengkonsumsi daging unggas. Kelinci merupakan ternak alternatif yang mempunyai peluang sebagai penyedia sumber protein hewani yang sehat dan berkualitas tinggi. Namun demikian untuk meningkatkan penyediaan daging kelinci diperlukan perbaikan mutu genetiknya. Dalam makalah ini dikemukakan konsep untuk meningkatkan produktivitas kelinci khususnya kelinci pedaging, dengan melakukan kawin silang (Cross breeding) antara kelinci pejantan unggul yang mempunyai pertumbuhan cepat dan bobot potong yang tinggi dalam waktu relatif singkat sebagai terminal sire breed dengan induk-induk kelinci hasil crossbred (F1). Seleksi sederhana juga dilakukan terhadap masing-masing breed (Straight bred) pada kelinci lokal dan kelinci pedaging yang telah didatangkan di Indonesia seperti kelinci New Zealand White, Flemish Giant dan Californian yang akan disilangkan untuk menghasilkan calon induk (F1). Dari hasil silangan tersebut, induk kelinci crossbred F1 dikawinkan dengan pejantan unggul untuk menghasilkan kelinci potong F2 Hybrid umur 10 minggu yang siap dipasarkan
Description
Keywords
L Animal production/Produksi Hewan::L01 Animal husbandry/Peternakan