Budidaya Rosela (Hibiscus sabdariffa L.)
| dc.contributor.author | Agita Rakhmawati, S.TP., M.Si. | |
| dc.date.accessioned | 2026-01-03T06:19:55Z | |
| dc.date.available | 2026-01-03T06:19:55Z | |
| dc.date.issued | 2025-12-31 | |
| dc.description.abstract | Rosela berasal dari Afrika Barat dan telah terbukti adaptif di iklim tropis dan subtropis. Rosela kaya akan vitamin A, C, dan beberapa vitamin B (seperti B1 dan B2), serta mineral penting seperti kalsium, fosfor, kalium, dan zat besi. Selain itu, bunga ini mengandung senyawa antioksidan seperti antosianin, flavonoid (termasuk quercetin dan myricetin), dan asam fenolik yang memberi warna merah cerah pada kelopaknya. Rosela juga memiliki kandungan protein, karbohidrat, dan serat. Lingkungan yang ideal untuk rosela adalah mendapat sinar penuh, tanah gembur, pH relatif netral sedikit asam (sekitar 5,5-6,5) agar pertumbuhan optimal. Rosela dapat tumbuh optimal pada media tanam tanah gembur yang subur, kaya bahan organik, dan drainase baik. Toleran terhadap lahan masam khas rawa, asalkan drainase diatur. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/27101 | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | Balai Besar Pelatihan Pertanian Binuang | |
| dc.title | Budidaya Rosela (Hibiscus sabdariffa L.) |