Evaluasi Kebijakan Sistem Distribusi dan Harga Pupuk di Tingkat Petani
| dc.contributor.author | Rachman, Benny | |
| dc.date.accessioned | 2026-08-18T02:29:58Z | |
| dc.date.available | 2026-08-18T02:29:58Z | |
| dc.date.issued | 2003-09 | |
| dc.description.abstract | Keberadaan industri pupuk di dalam negeri memiliki peranan strategis dalam menunjang program pembangunan perekonomian Indonesia. Secara nasional keberadaan industri pupuk mampu memberikan andil yang cukup besar tidak saja bagi perkembangan sektor pertanian khususnya tanaman pangan, namun juga memberikan dampak bagi perkembangan di sektor perkebunan, industri kimia dan bidang jasa lain. Kebutuhan pupuk dalam negeri mengalami peningkatan sekitar 4,6 persen per tahun, seiring dengan masifnya program intensifikasi dan peningkatan produktivitas komoditas pangan yang dicanangkan pemerintah (Pusri, 2000). Permintaan pupuk yang terus meningkat menuntut peningkatan volume produksi pupuk dan penyesuaian kebijakan perdagangan pupuk dalam upaya menjaga kontinuitas pasokan pupuk dalam negeri. DOI: https://doi.org/10.21082/akp.v1n3.2003.221-237 | |
| dc.identifier.issn | 2549-7278 | |
| dc.identifier.uri | https://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/31019 | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial Ekonomi Pertanian | |
| dc.relation.ispartofseries | Analisis Kebijakan Pertanian; Vol. 1 No. 3 (2003) | |
| dc.title | Evaluasi Kebijakan Sistem Distribusi dan Harga Pupuk di Tingkat Petani | |
| dc.type | Article |