Suplementasi Asam Amino Lisin Dalam Ransum Basal Untuk Ayam Kampung Petelur Terhadap Bobot Telur, Indeks Telur, Daya Tunas Dan Daya Tetas Serta Korelasinya
No Thumbnail Available
Date
2005
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Penelitian Ternak
Abstract
Ayam kampung yang merupakan plasma nutfah Indonesia mempunyai potensi untuk dikembangkan karena memiliki daya adaptasi tinggi dalam lingkungan ex-situ di kawasan pedesaan yang berorientasi tanaman pangan. Ransum ayam kampung sebagian besar digunakan bahan pakan lokal yang umumnya defisiensi asam amino esensial terutama lisin dan metionin.Bahan pakan lokal yang defisiensi asam amino esensial dapat diatasi dengan suplementasi asam amino sintetis. Penelitian suplementasi asam amino lisin dalam ransum ayam kampung petelur terdiri dari tiga perlakuan yaitu R1 (ransum basal/kontrol); R2 (R1 + 0,10% lisin); dan R3 (R1 + 0,20% lisin). Setiap perlakuan 5 ulangan masing-masing 4 ekor ayam. Ayam ditempatkan di kandang batere individual, pakan dan air minum diberikan ad libitum. Ransum basal mengandung 15% protein, 2750 kkal/kg energi metabolis dan 0,7% lisin. Pengamatan dilakukan selama 12 minggu, data parameter yang diukur yaitu bobot telur, indeks telur, daya tunas dan daya tetas pada minggu ke 6 dan ke 12. Data dianalisis dengan Rancangan Acak Lengkap, dan untuk melihat hubungan antara peubah indeks telur dengan daya tunas dan daya tetas digunakan analisis korelasi dan regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan suplementasi asam amino lisin sebanyak 0,10 dan 0,20% dalam ransum basal ayam kampung, tidak berpengaruh nyata terhadap bobot telur, indeks telur, persentase daya tunas dan daya tetas. Hubungan antara indeks telur dan daya tunas tidak dipengaruhi oleh perlakuan ransum baik pada periode penetasan minggu ke 6 maupun ke 12. Hubungan antara indeks telur dan daya tetas pada perlakuan R1 di periode penetasan minggu ke 6 berpengaruh nyata (P<0,10), tetapi tidak nyata pada perlakuan R2 dan R3, sedangkan pada periode penetasan minggu ke 12, semua perlakuan ransum tidak menunjukkan hubungan yang nyata.
Description
Keywords
L Animal production/Produksi Hewan::L01 Animal husbandry/Peternakan