Adaptasi Beberapa Varietas Unggul Padi Pada Lahan Tadah Hujan di Kalimantan Barat

No Thumbnail Available
Date
2017-12-01
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Besar Penelitian Tanaman Padi
Abstract
Abstrak Beras merupakan tanaman pangan utama penduduk indonesia yang kebutuhannya terus meningkat. Upaya pemenuhan kebutuhan beras di Kalimantan Barat dihadapkan pada masalah masih rendahnya produktivitasnya yaitu sekitar 3.09 t/ha. Upaya mengatasinya dapat dilakukan dengan mengintroduksi varietas padi berproduktivitas tinggi. BB-Padi telah melepas varietas unggul padi dengan produktivitas 6,0 - 10 ton/ha. Tujuan penelitian adalah mendapatkan varietas unggul padi yang adaptif pada agroekosistem lahan tadah hujan untuk meningkatkan produksi padi di Kalimantan Barat. Penelitian menggunakan Rancangan Acak kelompok. Perlakuan yang dicobakan adalah lima varietas unggul padi yaitu : inpari 10, mekongga, cibogo, situ bagendit, dan ciherang, dengan 5 ulangan. Variabel yang diamati : tinggi tanaman, jumlah anakan produktif, panjang malai, jumlah gabah isi/malai, persentase gabah isi/malai, bobot 1000 butir, dan produktivitas. Data dianalisis dengan analisis varian dan uji BNJ. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan nyata di antara varietas yang di uji untuk variabel pengamatan panjang malai, jumlah gabah per malai, bobot 1.000 butir, dan produktivitas. Hasil uji BNJ menunjukkan varietas padi yang adaptif untuk dikembangkan pada lahan tadah hujan adalah varietas cibogo dengan produktivitas 6,80 t/ha. Abstract Rice is the main food crop Indonesian population whose needs are constantly increasing. Addressing the needs of rice in West Kalimantan faced with the problem of productivity is still low at around 3:09 t/ha. Efforts to overcome it can be done by introducing a high-productivity rice varieties. BB-Rice has released rice varieties with the productivity from 5 to 8.1 tonnes/ha. The research objective is to get adaptive rice varieties in rainfed agro ecosystem to increase rice production in West Kalimantan. Research using Random Design group. The treatments tested were five rice varieties namely: Inpari 10, Mekongga, Cibogo, Bagendit, and ciherang, with five replications. The variables measured were: plant height, number of productive tiller, panicle length, number of filled grain/panicle, percentage of filled grains/panicle, 1000 grain weight and productivity. Data were analyzed by analysis of variance and HSD test. The results showed there were significant differences among varieties tested for observation variable panicle length, number of grains/panicle, 1000 grain weight and productivity. HSD test results show that the adaptive rice varieties to be developed on a rain-fed land is cibogo varieties with the productivity of 6.80 t/ha.
Description
8 p.; tab.
Keywords
Citation