Efektivitas Ekstrak Etanol Biji Mimba , Mahoni dan Suren Terhadap Larva Tenebrio Molitor Linnaeus (Tenebrionidae: Coleoptera)

No Thumbnail Available
Date
2020-05
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Abstract
Biji mimba, mahoni, dan suren mengandung metabolit sekunder yang dapat digunakan sebagai biopestisida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan ekstrak biji mimba, mahoni, dan suren terhadap larva uji Tenebrio molitor L. (Tenebrionidae: Coleoptera) pada skala laboratorium.Tahapan penelitian adalah penyiapan ekstrak biji, analisis fitokimia ekstrak, dan pengujian efikasi ekstrak terhadap serangga uji (T. molitor). Biji mimba, suren, dan mahoni yang telah kering (kadar air < 10%) dihaluskan (100 mesh), dimaserasi dengan pelarut etanol 95% selama tujuh jam pada suhu 70 oC, lalu dianalisis kandungan alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, dan steroid/triterpenoidnya. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Acak Kelompok, 3 ulangan, masing-masing 10 ekor larva. Faktor pertama adalah tiga jenis ekstrak biji (mimba, suren, dan mahoni), sedangkan faktor kedua adalah lima taraf konsentrasi ekstrak (0 mg.l -1 , 9 mg.l-1 , 15 mg.l-1, 30 mg.l-1 dan 45 mg.l-1). Pengujian keefektifan ekstrak dilakukan pada T. molitor, larva instar ketiga. Hasil analisis fitokimia menunjukkan bahwa biji mahoni mengandung alkaloid dan triterpenoid, pada biji suren terdapat kandungan tannin, alkaloid, steroid/triterpenoid sedangkan pada biji mimba mengandung saponin dan alkaloid. Hasil uji efikasi ekstrak biji mahoni, suren dan mimba efektif menyebabkan kematian secara nyata pada larva T. molitor. Ekstrak etanol biji mimba lebih toksik terhadap larva uji (LC50 = 0,72 mg.l-1), dibandingkan mahoni (LC50 = 5,2 mg.l-1) dan suren (LC50 = 7,02 mg.l-1). Ekstrak biji mimba lebih prospektif dikembangkan sebagai insektisida nabati
Description
Keywords
Citation