Pengembangan Kawasan Agroeduwisata Berbasis Teknologi Pertanian
No Thumbnail Available
Date
2026
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
SMK Pertanian Pembangunan Negeri Banjarbaru
Abstract
Optimalisasi fungsi lahan pertanian sekolah sebagai sarana edukasi sekaligus destinasi wisata merupakan langkah strategis dalam menghadirkan pembelajaran yang aplikatif dan kontekstual. Penelitian/inovasi ini bertujuan untuk mengembangkan kawasan agroeduwisata terpadu berbasis teknologi pertanian di SMK Pertanian Pembangunan Negeri Banjarbaru. Kawasan ini mengintegrasikan penerapaan Good Agricultural Practices (GAP), teknologi pembibitan modern, serta digitalisasi promosi dan penyebaran informasi melalui media sosial (Instagram, Facebook, dan TikTok). Metodologi pengerjaan (best practice) mencakup perencanaan dan analisis potensi lahan, penerapan teknik GAP sebagai sarana praktik peserta didik dan edukasi pengunjung, hingga pengelolaan lingkungan yang mengacu pada prinsip ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Hasil pengembangan menunjukkan bahwa kawasan agroeduwisata ini berhasil menggabungkan fungsi pendidikan, produksi pertanian, kewirausahaan, dan kebersihan lingkungan dalam satu kawasan terintegrasi. Meskipun memerlukan biaya investasi awal serta perawatan rutin, inovasi ini terbukti efektif dalam meningkatkan daya guna lahan pertanian dan memberikan pengalaman belajar berbasis praktik (experiential learning) bagi siswa maupun pengunjung.
Description
Inovasi ini berfokus pada peningkatkan nilai guna lahan pertanian di SMK PP Negeri Banjarbaru agar tidak hanya berfungsi sebagai lahan produksi, tetapi juga sebagai tempat Praktik Kerja Lapangan (PKL), media pembelajaran kontekstual, dan destinasi wisata berbasis edukasi pertanian. Kawasan ini memadukan teknik budidaya standar GAP, pembibitan, dan pemasaran/informasi berbasis media sosial.
Keywords
C Education, extension, and advisory work/Pendidikan, Penyuluhan Pertanian