Status dan Pengendalian Blas di Indonesia

dc.contributor.authorMukelar Amir
dc.contributor.authorAnggiani Nst.
dc.date.accessioned2026-08-23T07:33:07Z
dc.date.available2026-08-23T07:33:07Z
dc.date.issued1993
dc.description.abstractPenyakit blas (Pyricularia oryzae Cav.) merupakan penyakit padi yang penting di Indonesia, terutama padi gogo. Secara sporadis, dapat menyerang padi sawah, seperti di Ciamis, Garut, dan Sukabumi di Jawa Barat, Bukittinggi di Sumatera Barat, serta di Sumatera Selatan dan Sumatera Utara. Untuk mempertahankan swasembada beras, pemerintah menempuh berbagai upaya antara lain melalui ekstensifikasi di lahan kering di luar Jawa yang diperkirakan luasnya 1,1 juta hektar. Hasil padi gogo dapat ditingkatkan dari 1,5 menjadi 4 t/ha dengan menggunakan varietas unggul yang mudah beradaptasi dengan kondisi setempat, tahan hama dan penyakit, termasuk blas, serta kendala lain seperi kekeringan dan keracunan Alumunium. Mengingat besarnya keragaman ras penyakit ini, maka dalam pembentukan varietas tahan perlu berpedoman pada perkembangan populasi ras. Dewasa ini perkembangan ras baru telah menghancurkan ketahanan padi varietas Cisadane, Asahan, IR64, Lematang dan Kapuas seperti ditemukan di Jawa Barat, Sumatera Selatan, dan Lampung.
dc.identifier.isbn979-8161-50-5
dc.identifier.urihttps://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/31167
dc.language.isoid
dc.publisherPusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan
dc.titleStatus dan Pengendalian Blas di Indonesia
dc.typeArticle
Files
Original bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
21. Status dan Pengendalian Blas di Indonesia.pdf
Size:
2.17 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
License bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.77 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description:
Collections