Penguasaan lahan dan pola tanam: implikasinya pada produktivitas lahan pertanian
| dc.contributor.author | Yofa, Rangga Ditya | |
| dc.contributor.author | Susilowati, Sri Hery | |
| dc.contributor.author | Sumedi | |
| dc.date.accessioned | 2026-08-14T03:27:32Z | |
| dc.date.available | 2026-08-14T03:27:32Z | |
| dc.date.issued | 2025-08-13 | |
| dc.description.abstract | Strategi petani dalam memaksimalkan pendapatan rumah tangga yang bersumber dari usaha pertanian dapat dilakukan dengan mengoptimalkan penerapan pola tanam. Produktivitas lahan pertanian merupakan tingkat pendapatan per hektare yang diperoleh petani selama setahun dari penerapan pola tanam. Tulisan ini bertujuan untuk menyusun rekomendasi kebijakan peningkatan pendapatan petani melalui pengaturan pola tanam. Data yang digunakan adalah data Panel Petani Nasional (Patanas) yang bersumber dari Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian (PSEKP), Kementerian Pertanian periode 2016−2023. Data dianalisis dengan metode deskriptif kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) semakin sedikit petani yang memiliki lahan dan semakin banyak petani yang menyewa lahan; (2) produktivitas lahan tertinggi terjadi pada agroekosistem lahan kering sayuran dengan menerapkan pola tanam kentang–kentang–kentang, namun hanya sedikit petani yang dapat menerapkan pola tanam tersebut; (3) pada agroekosistem sawah irigasi, peningkatan indeks pertanaman padi tidak menjamin peningkatan produktivitas lahan yang signifikan; dan (4) dinamika produktivitas lahan pada agroekosistem sawah irigasi menunjukkan bahwa secara konsisten pada tiga periode analisis, mayoritas petani menerapkan pola tanam padi−padi−bera (IP200) yang menghasilkan produktivitas yang relatif tinggi dan tidak berbeda signifikan dengan pola tanam padi−padi−padi (IP300). Rekomendasi kebijakan yang disarankan yaitu pengembangan kelembagaan ekonomi petani, penggunaan alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk efisiensi biaya tenaga kerja, peningkatan indeks pertanaman padi dilakukan secara selektif, dan penggiliran komoditas diperlukan pada agroekosistem lahan kering sayuran. DOI: https://doi.org/10.21082/akp.v23n1.2025.77-92 | |
| dc.identifier.issn | 2549-7278 | |
| dc.identifier.uri | https://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/31006 | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian | |
| dc.relation.ispartofseries | Analisis Kebijakan Pertanian; Vol. 23 No. 1 (2025) | |
| dc.subject | E Economics, development, and rural sociology/Ekonomi, Pembangunan dan Sosiologi Pedesaan::E10 Agricultural economics and policies/Ekonomi dan Kebijaksanaan Nasional mengenai pertanian | |
| dc.subject | E Economics, development, and rural sociology/Ekonomi, Pembangunan dan Sosiologi Pedesaan::E11 Land economics and policies/Ekonomi dan Kebijaksanaan Nasional mengenai Lahan | |
| dc.subject | F Plant production/Produksi Tanaman | |
| dc.title | Penguasaan lahan dan pola tanam: implikasinya pada produktivitas lahan pertanian | |
| dc.type | Article |