Pengaruh Pemupukan Terhadap Produksi Bunga Piretrum Chyrysantemum cinerariaefolium)
No Thumbnail Available
Date
2009-06-01
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Abstract
Piretrum (Chrysantemum cinerariae- tanaman folium) merupakan salah satu tanaman yang berpotensi sebagai pestisida nabati. Keterbatas- informasi pemupukan pada piretrum mendorong dilakukannya penelitian yang bertujuan untuk mendapatkan dosis pupuk yang tepat bagi produksi bunga piretrum dengan kadar piretrin tinggi. Penelitian dila- kukan di Kebun Percobaan Nagasari, Gunung Putri Cipanas (1.500 m dpl.). Rancangan yang digunakan adalah Acak Kelompok, dengan 8 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan terdiri atas a). 80 kg N + 120 kg P2O5 + 100 kg K₂O/ha, b). FMA, (Fungi Mikoriza Arbuskula) + a, c). FMA2 + a, d). FMA₁ + ½ dosis a, e). FMA₂ + ½ dosis a, f). 30 t pukan/ha, g). FMA, + 30 t pukan/ha, h). FMA₂ + 30 t pukan/ha. FMA₁ merupakan campuran dari Glomus sp.3, Glomus sp.4, Glomus sp.5, Acaulospora morowae, sedangkan FMA, merupakan cam- puran dari Acaulospora spl., Acaulospora sp2., Glomus sp.1 dan Glomus sp.2, Scutelospora sp. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemupukan berpengaruh nyata terhadap pro- duksi tanaman piretrum (jumlah dan bobot segar bunga pada tanaman sampel maupun total). Perlakuan FMA + 30 t pukan/ha menghasilkan jumlah dan bobot segar bunga sampel serta kadar piretrin tertinggi, masing- masing 261, 189 g, dan 0,65%. Selain itu perlakuan FMA₂ + 30 t pukan/ha menghasilkan jumlah dan bobot segar bunga total tertinggi (660 dan 503 g).
Kata kunci : Chrysantemum cinerariaefolium Trevis V'S.. pupuk, produksi bunga