Alternatif Kebijakan dalam Pembangunan Pertanian Berkelanjutan di Provinsi Papua

dc.contributor.authorIndahyani, Rachmaeny
dc.contributor.authorLa, Maga
dc.date.accessioned2026-09-08T05:03:30Z
dc.date.available2026-09-08T05:03:30Z
dc.date.issued2023-06
dc.description.abstractSalah satu upaya untuk mencukupi kebutuhan pangan yaitu dengan peningkatan produktivitas pertanian. Upaya peningkatan produktivitas pertanian tidak dapat dikatakan sebagai hal yang sederhana, karena dalam pelaksanaannya dapat menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan.iri. Misalnya, upaya peningkatan produktivitas pertanian dengan penggunaan penggunaan pupuk kimia berlebihan akan berdampak langsung terhadap kelestarian sumber daya alam dan lingkungan. Seiring berkembangnya teknologi di bidang pertanian, telah dikembangkan berbagai sistem pertanian yang mampu meningkatkan produktivitas dan tetap menjaga kelestarian lingkungan. Penelitian ini bertujuan merumuskan rekomendai kebijakan pembangunan Pertanian berkelanjutan di Provinsi Papua. Analisis data menggunakan metode Analytical Hierarchi Proces. Analisis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif berdasarkan hasil wawancara dengan responden yang dipilih dengan metode purposive sampling. Responden berasal dari instasi Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Papua, yaitu BAPPEDA, Dinas Pertanian, dan Dinas Keutanan dan Lingkungan Hidup, masing-masing satu responden. Berdasarkan hasil analisis, faktor utama yang menjadi kendala dalam pembangunan pertanian berkelanjutan di Provinsi Papua adalah keterbatasan sumber daya manusia. Kearifan lokal masyarakat Papua menjadi peluang dalam pembangunan pertanian berkelanjutan di Provinsi Papua. Berdasarkan kendala dan peluang yang ada, alternatif kebijakan dalam pembangunan pertanain berkelanjutan di Provinsi Papua adalah dengan menerapkan pola pertanian agroforestry. Untuk itu, perlu dilakukan peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani lokal. Pemerintah pusat dan Pemda disarankan untuk merumuskan kebijakan yang dapat meningkatkan taraf hidup petani lokal yang masih menerapkan pola pertanian organik. DOI: https://doi.org/10.21082/akp.v21i1.111-131
dc.identifier.issn2549-7278
dc.identifier.urihttps://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/31889
dc.language.isoid
dc.publisherPusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian
dc.relation.ispartofseriesAnalisis Kebijakan Pertanian; Vol. 21 No. 1 (2023)
dc.subjectE Economics, development, and rural sociology/Ekonomi, Pembangunan dan Sosiologi Pedesaan::E14 Development economics and policies/Ekonomi dan Kebijaksanaan Pembangunan
dc.subjectE Economics, development, and rural sociology/Ekonomi, Pembangunan dan Sosiologi Pedesaan::E10 Agricultural economics and policies/Ekonomi dan Kebijaksanaan Nasional mengenai pertanian
dc.subjectpertanian berkelanjutan
dc.subjectpertanian organik
dc.subjectLEISA
dc.subjectagroforestry
dc.titleAlternatif Kebijakan dalam Pembangunan Pertanian Berkelanjutan di Provinsi Papua
dc.typeArticle
Files
Original bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
7-AKP+JUNI+2023--FINAL+TE--269-Pertanian+Berkelanjutan+Papua.pdf
Size:
399.09 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
License bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.77 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: