АРА КАBAR LADA "SANG LEGENDA” DI LAMPUNG : Warta Balittro Vol.31 No. 61 Juni 2014
| dc.contributor.author | Warman, Nanang | |
| dc.date.accessioned | 2026-03-05T03:23:52Z | |
| dc.date.available | 2026-03-05T03:23:52Z | |
| dc.date.issued | 2014-06-01 | |
| dc.description.abstract | Pada masa silam, ribuan tahun yang lalu, banyak saudagar Arab dan Cina yang membawa dagangan rempahrempah dari negeri antah berantah nun jauh di timur tempat matahari terbit (India) dan dibawanya ke benua kulit putih, ke arah tempat matahari terbenam. Rupanya, rempah-rempah ini sangat digemari orang-orang kulit putih (Eroра) sebagai penghangat badan di musim dingin. Hal ini pula yang membuat Ratu Issabela mengutus satria Colombus cs. untuk menjelajah samudera barat, mengarungi lautan Atlantik hingga daratan Amerika. "Wow ini India !". Oleh karena itu, orang pribumi Amerika ada yang menyebut sebagai suku indian. Karena India yang pertama ditemui (Amerika) ternyata bukan India yang dimaksud maka utusan yang lain di antaranya Magelaen dan Vasco Da Gama meneruskan pelayarannya ke selatan melewati ujung Amerika Latin, terus menyeberangi lautan Pasifik hingga ke benua Australia. Sementara, bangsa kulit putih mulai berdatangan dan tinggal di sana, yang lain (Portugis) meneruskan perjalanannya hingga sampai di kepulauan India/Nusantara. Mereka mulai memasuki pintu gerbang Sunda Kelapa untuk menancapkan kuku imperialismenya. Namun, di sana dihadang oleh Fatahillah dan kalah. Mereka pun lari ke Timor Leste. | |
| dc.identifier.issn | 0854-5324 | |
| dc.identifier.uri | https://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/28634 | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | BALAI PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT | |
| dc.relation.ispartofseries | Vol.31 ; No. 61 | |
| dc.title | АРА КАBAR LADA "SANG LEGENDA” DI LAMPUNG : Warta Balittro Vol.31 No. 61 Juni 2014 | |
| dc.title.alternative | Warta Balittro Vol.31 No. 61 Juni 2014 | |
| dc.type | Article |