ADAPTASI DELAPAN NOMOR HARAPAN KUNYIT (Curcuma domestica Vahl.) TOLERAN NAUNGAN : Volume 23, Nomor 2, Desember 2012
No Thumbnail Available
Date
2012-12-01
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Abstract
Budidaya kunyit di tingkat petani umumnya dilakukan di bawah naungan sehingga diperlukan varietas unggul kunyit
toleran naungan. Penelitian bertujuan menganalisis daya adaptasi berdasarkan stabilitas hasil dan mutu simplisia
nomor-nomor harapan kunyit di bawah naungan pada kondisi agroekologi yang berbeda.Uji adaptasi untuk pelepasan
varietas unggul kunyit toleran naungan dilakukan di tiga lokasi pengembangan kunyit yaitu Bringin, 464 m dpl
(Kabupaten Semarang), Nogosari, 425 m dpl (Boyolali), dan Simo, 484 m dpl (Boyolali). Pengujian dilakukan sejak 2008
sampai 2010 di bawah tegakan jati milik petani. Bahan tanaman yang digunakan adalah delapan nomor harapan
kunyit toleran naungan buatan (paranet) yang terpilih dari 70 nomor koleksi di bawah naungan paranet tahun
2007/2008 di Cicurug, Sukabumi (Jawa Barat) dan satu nomor lokal sebagai pembanding. Percobaan disusun dalam
rancangan acak kelompok dengan tiga ulangan. Setiap plot terdiri dari 48 tanaman. Parameter yang diamati adalah
komponen pertumbuhan pada umur lima bulan, produksi rimpang, dan kandungan bahan aktif umur sembilan bulan.
Hasil analisis gabungan menunjukkan tidak ada interaksi antara genotip yang diuji dengan lingkungan tumbuh
terhadap produksi rimpang dan kandungan kurkumin. Namun, genotip yang diuji nyata berpengaruh terhadap
kandungan kurkumin. Nomor harapan Cudo 04, dengan produksi rata rata 7,4 ton ha, memiliki keunggulan
kandungan kurkumin (7,05%) paling tinggi dibandingkan nomor lainnya, dengan kadar minyak atsiri (4,77%) di atas SNI
dan toleran terhadap bercak daun. Nomor harapan Cudo 04 stabil di ketiga lokasi pengujian dan beradaptasi luas
sehingga sesuai untuk dikembangkan pada kondisi di bawah naungan dan memenuhi standar nasional industri obat
untuk produksi bahan aktif kurkumin.
Kata kunci: Curcuma domestica, adaptasi, toleran naungan, kurkumin