Be-Bas Biopestisida untuk Mengendalikan Hama Penggerek Ubi Jalar (Crylas formicarius)

Loading...
Thumbnail Image
Date
2018
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi
Abstract
Serangan hama penggerek umbi (Cylas formicarius) merupakan kendala utama budidaya ubi jalar yang dapat memicu kerusakan hingga 100% dan menghasilkan toksin berbahaya pada umbi. Pengendalian dengan insektisida kimia umumnya tidak efektif karena larva berkembang di dalam umbi tanah. Biopestisida Be-Bas hadir sebagai solusi ramah lingkungan berbahan aktif konidia cendawan entomopatogen Beauveria bassiana yang bersifat ovisidal dan larvisidal. Cendawan ini memproduksi berbagai toksin (seperti beauvericin dan bassianin) yang efektif membunuh telur, larva, hingga imago C. formicarius, serta aman bagi lingkungan dan musuh alami. Hasil pengujian di lahan pasang surut Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, menunjukkan bahwa aplikasi Be-Bas mampu menekan tingkat kerusakan umbi hingga 0% (dibandingkan insektisida kimia sebesar 17,5% dan kontrol 60,5%), sekaligus meningkatkan hasil umbi segar mencapai 955,5 gram/tanaman (setara 38,22 t/ha). Selain lebih efektif, pemanfaatan Be-Bas memberikan efisiensi biaya hingga Rp200.000/ha dibandingkan insektisida kimia berbahan aktif karbofuran, sehingga sangat prospektif untuk mendukung budidaya ubi jalar secara berkelanjutan.
Description
Keywords
H Protection of plants and stored products/Perlindungan Tanaman::H01 Protection of plants - General aspects/Perlindungan tanaman – aspek aspek umum, H Protection of plants and stored products/Perlindungan Tanaman::H10 Pests of plants/Hama tanaman
Citation