Pengaruh tahap panen terhadap produksi dan mutu benih solanum khasianum clarke
| dc.contributor.author | Maharani Hasanah | |
| dc.date.accessioned | 2026-03-06T02:04:06Z | |
| dc.date.available | 2026-03-06T02:04:06Z | |
| dc.date.issued | 1988-01 | |
| dc.description.abstract | Penelitian ini dilakukan di Kebun Percobaan Cimanggu dan laboratorium Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat pada tahun 1983/1984. Tujuan penelitian ialah untuk mempelajari pengaruh tahap panen terhadap produksi dan mutu benih Solanum khasianum Clarke. Buah dipanen setelah berwarna hijau kekuning-kuningan. Panen dilakukan setiap minggu selama 10 minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi benih meningkat pada setiap kali panen sampai panen ke-9, kemudian menurun lagi pada panen ke-10. Produksi benih yang paling tinggi dicapai pada panen ke-8 dan ke-9. Tahap panen hanya berpengaruh terhadap daya berkecambah dan ketahanan simpan, yaitu benih dari panenan ke-7 sampai ke-9 memiliki daya berkecambah dan daya simpan tertinggi. | |
| dc.identifier.issn | 0216-9657 | |
| dc.identifier.uri | https://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/28674 | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | Pusat Penelitian Dan Pengembangan Tanaman Industri | |
| dc.title | Pengaruh tahap panen terhadap produksi dan mutu benih solanum khasianum clarke | |
| dc.type | Article |