Multiplokasi Tunas, Perakaran dan Aklimatisasi Tanaman Sambang Nyawa (Fynura procumbens) ; buletin litro vol xvi no 2, 2005 hlmn ;56-64
| dc.contributor.author | N. Nova Kristina, Nursalam Sirait dan Nurliani Bermawie | |
| dc.date.accessioned | 2026-07-30T07:50:41Z | |
| dc.date.available | 2026-07-30T07:50:41Z | |
| dc.date.issued | 2005-01-01 | |
| dc.description.abstract | Penelitian untuk melihat daya multiplikasi tunas, perakaran in vitro serta aklimatisasi tanaman sambang nyawa (Gynura procumbens) telah dilakukan pada bulan Januari 2004 sampai Mei 2005 di Laboratorium Kultur Jaringan Kelti Plasma Nutfah dan Pemuliaan Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat. Penelitian dilakukan dalam dua tahap yakni: 1) Tahap perbanyakan. Tunas dikulturkan pada media multiplikasi MS + BA (0, 0,1; 0,3 dan 0,5 mg/l; 2) Tahap Perakaran dan Aklimatısasi. Eksplan dikulturkan pada media perakaran MS+ IAA (0,1; 0,3); MS + (IBA 0,1, 0,3) dan MS NAA (0,1 dan 0,3) mg/l. Selanjutnya plantlet diaklimatisasi pada media pupuk kandang + tanah dan sekam + tanah dengan perbandingan 1 1. Untuk kegiatan perbanyakan dan perakaran setiap ulangan terdiri dari 10 ulangan dan setiap ulangan terdiri atas 3 eksplan, yang disusun dalam rancangan acak lengkap. Aklimatisasi disusun dalam rancangan acak kelompok faktorial, masing-masing terdiri atas 10 ulangan dan setiap ulangan terdiri atas 1 plantlet. Parameter pengamatan meliputi jumlah tunas, panjang tunas, jumlah ruas, jumlah akar, panjang akar, penampakan akar, persentase tumbuh. Dari hasil penelitian didapatkan multiplikasi tunas terbaik diperoleh pada media MS tanpa BA dengan jumlah tunas 5,4 setelah 2 bulan kultur. Pada tahap perakaran, media MS + NAA 0,1 mg/1 menghasilkan jumlah tunas 9,3, sementara akar terpanjang didapatkan pada media MS + IBA 0,3 mg/l dengan rataan 9,58 cm. Jumlah daun terbanyak didapatkan pada media MS + IAA 0,1 mg/l yakni 12/tunas. Aklimatisasi terbaik didapatkan dari media MS + IAA 0,1 mg/l yang ditanam pada media pupuk kandang dengan tingkat keberhasilan 80 90%, sementara untuk media sekam keberhasilan mencapai 70%. Terlihat adanya interaksi antara asal media tumbuh dengan tinggi tunas, tetapi antara perlakuan IAA 0,1 mg/l dan IBA 0,1 mg/l tidak berbeda nyata, masing-masing menghasilkan tinggi tunas 5,2 dan 5,01 cm. Kata kunci multiplikasi tunas, perakaran, aklimatisasi, sambang nyawa, in vitro | |
| dc.identifier.issn | 0215-0824 | |
| dc.identifier.uri | https://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/30706 | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat | |
| dc.relation.ispartofseries | Volume XVI; No 2,2005 | |
| dc.title | Multiplokasi Tunas, Perakaran dan Aklimatisasi Tanaman Sambang Nyawa (Fynura procumbens) ; buletin litro vol xvi no 2, 2005 hlmn ;56-64 | |
| dc.type | Article |
Files
Original bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- Multiplokasi Tunas, Perakaran dan Aklimatisasi Tanaman Sambang Nyawa (Fynura procumbens) 56-64.pdf
- Size:
- 4.69 MB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
- Description:
License bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- license.txt
- Size:
- 1.77 KB
- Format:
- Item-specific license agreed upon to submission
- Description: