Volatilitas, integrasi, dan transmisi harga telur ayam ras di wilayah Sumatera

Loading...
Thumbnail Image
Date
2026-06-30
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian
Abstract
Telur ayam ras merupakan sumber protein penting dalam konsumsi rumah tangga, tetapi harganya sering berfluktuasi sehingga berpotensi mengganggu stabilitas pasar. Kebaruan penelitian ini adalah menyajikan analisis terpadu mengenai volatilitas, integrasi pasar, transmisi harga, serta peran price maker dan price taker telur ayam ras antarprovinsi di Pulau Sumatera. Tujuan penelitian adalah menganalisis volatilitas, integrasi pasar, transmisi harga, serta peran masing-masing provinsi dalam pembentukan harga telur ayam ras di Pulau Sumatera. Analisis dilakukan menggunakan model Generalized Autoregressive Conditional Heteroskedasticity (GARCH) untuk mengukur volatilitas, Johansen Cointegration Test dan Error Correction Model (ECM) untuk menganalisis integrasi pasar, serta Vector Error Correction Model (VECM) dan Granger Causality Test untuk mengidentifikasi arah transmisi harga. Data yang digunakan berupa harga telur ayam ras bulanan di sepuluh provinsi di Pulau Sumatera selama periode 2020–2024 yang bersumber dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa volatilitas harga tergolong moderat, pasar terintegrasi dalam jangka panjang tetapi belum dalam jangka pendek, serta terdapat perbedaan peran provinsi dalam pembentukan harga. Aceh, Bengkulu, Sumatera Selatan, dan Lampung berperan sebagai price makers sekaligus price takers, sedangkan Sumatera Barat, Jambi, dan Bangka Belitung cenderung bersifat independen. Secara keseluruhan, pasar telur ayam ras di Sumatera menunjukkan integrasi jangka panjang dengan struktur pembentukan harga yang tidak merata antarprovinsi. Temuan ini memberikan dasar empiris bagi perumusan kebijakan stabilisasi harga dan penguatan sistem distribusi pangan regional.
Description
Keywords
E Economics, development, and rural sociology/Ekonomi, Pembangunan dan Sosiologi Pedesaan::E10 Agricultural economics and policies/Ekonomi dan Kebijaksanaan Nasional mengenai pertanian
Citation