Strategi pengembangan kelapa sawit rakyat dalam pemulihan pascapandemi Covid-19 di Provinsi Sumatera Utara

dc.contributor.authorDani, Fatimatuz Zahro Diah Putri
dc.contributor.authorDermoredjo, Saktyanu Kristyantoadi
dc.contributor.authorPasaribu, Sahat Marulitua
dc.contributor.authorDarmawan, Delima Hasri Azahari
dc.contributor.authorSayaka, Bambang
dc.contributor.authorAdnyana, I Made Oka
dc.contributor.authorWardana, I Putu
dc.contributor.authorMutaqin
dc.date.accessioned2026-08-14T03:01:04Z
dc.date.available2026-08-14T03:01:04Z
dc.date.issued2025-08-13
dc.description.abstractSektor industri perkebunan di Indonesia mengalami dampak negatif yang signifikan akibat pandemi Covid-19, terutama pada produksi crude palm oil (CPO) yang merupakan salah satu komoditas unggulan ekspor nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor internal dan eksternal dalam pemasaran dan perdagangan komoditas kelapa sawit rakyat serta merumuskan strategi yang tepat dalam mendukung pemulihan pascapandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed method) dengan pendekatan triangulasi bersamaan melalui focus group discussion dan wawancara mendalam untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal, yang kemudian dianalisis menggunakan metode SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats). Sumatera Utara dipilih sebagai lokasi penelitian karena provinsi ini merupakan penghasil kelapa sawit terbesar kedua di Indonesia. Responden penelitian ini terbatas pada petani non-ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil). Hasil analisis menunjukkan bahwa strategi prioritas yang perlu diimplementasikan adalah strategi optimalisasi (SO) dengan skor 3,28, yaitu melalui pemanfaatan sarana usaha pertanian, peningkatan akses terhadap informasi dan layanan, serta perbaikan kualitas produk yang didukung oleh ketersediaan infrastruktur dan sistem distribusi hasil pertanian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi penguatan daya saing kelapa sawit rakyat perlu diarahkan pada sinergi antaraktor dan penguatan kapasitas petani secara menyeluruh. Implikasi kebijakan dari peneitian ini adalah pentingnya memberikan prioritas pada pengembangan hilirisasi sawit rakyat secara kolaboratif dan penerapan Good Agricultural Practices (GAP) berbasis mekanisasi dalam budi daya dan pengolahan minyak sawit. DOI: https://doi.org/10.21082/akp.v23n1.2025.19-36
dc.identifier.issn2549-7278
dc.identifier.urihttps://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/31002
dc.language.isoid
dc.publisherPusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian
dc.relation.ispartofseriesAnalisis Kebijakan Pertanian; Vol. 23 No. 1 (2025)
dc.subjectE Economics, development, and rural sociology/Ekonomi, Pembangunan dan Sosiologi Pedesaan::E10 Agricultural economics and policies/Ekonomi dan Kebijaksanaan Nasional mengenai pertanian
dc.titleStrategi pengembangan kelapa sawit rakyat dalam pemulihan pascapandemi Covid-19 di Provinsi Sumatera Utara
dc.typeArticle
Files
Original bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
334_3825_Dani+et+al._Final.pdf
Size:
717 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
License bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.77 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: