Pengaruh Pupuk P dan Mikoriza terhadap Produksi dan Mutu Simplisia Purwoceng

dc.contributor.authorMuhamad Djazuli
dc.date.accessioned2026-07-22T03:27:46Z
dc.date.available2026-07-22T03:27:46Z
dc.date.issued2011-02-01
dc.description.abstractPurwoceng (Pimpinella pruatjan) merupa-kan salah satu tanaman obat asli Indone-sia berkhasiat afrodisiak yang hanya mam-pu tumbuh baik di dataran tinggi. Tanah di dataran tinggi umumnya mempunyai kan-dungan hara P rendah. Rendahnya kan-dungan hara P tersedia pada tanah ke-mungkinan disebabkan oleh tingginya daya serap P tanah tersebut. Untuk meningkat-kan ketersediaan hara P, produktivitas, dan mutu tanaman purwoceng, diperlukan teknologi pemupukan yang tepat. Untuk mencapai tujuan tersebut sebuah peneliti-an aplikasi pemupukan P dan mikoriza di-laksanakan di KP. Gunung Putri, Clanjur (1.500 m dpl) dengan menggunakan pot yang berisi 10 kg tanah Andosol dan pu-puk kandang. Percobaan faktorial disusun dalam Rancangan Acak Kelompok dengan 4 ulangan. Faktor pertama 4 dosis aplikasi mikoriza masing-masing MO (tanpa mikori-za), M1 (10 g mikoriza/pot); M2 (20 g mi-koriza/pot), dan M3 (30 g mikoriza/pot), sedangkan faktor kedua adalah 4 dosis pe-mupukan P masing-masing PO (tanpa pu-puk P), P1 (1 g SP-36/pot), P2 (2 g SP-36/pot), dan P3 (3 g SP-36/pot). Hasil analisis statistik menunjukkan tidak adanya inte-raksi antara aplikasi pemupukan P dan mi-koriza terhadap pertumbuhan dan produksi purwoceng. Aplikasi mikoriza pada dosis 30 g mikoriza/pot (M3) mampu meningkat-kan produktivitas tanaman purwoceng pa-da 4 dosis pemupukan P yang diuji secara nyata. Sebaliknya, pemupukan P tidak ber-pengaruh terhadap pertumbuhan dan pro-duktivitas purwoceng. Perlakuan pemupuk- kan P tanpa pemberian mikoriza (MO) ter-lihat menurunkan beberapa bahan aktif di dalam simplisia purwoceng. Sebaliknya, pemupukan P yang dikombinasikan deng-an aplikasi mikoriza dosis 30 g/pot (M3) mampu meningkatkan kadar bahan aktif sitosterol, stigmasterol, saponin dan ber-gapten simplisia purwoceng masing-ma-sing 22, 44, 8,2, dan 19%. Terdapat inte-raksi yang nyata antara aplikasi P dan mi-koriza pada parameter jumlah populasi dan persentase infeksi mikoriza pada akar. Peningkatan dosis aplikasi mikoriza meningkatkan populasi dan persentase in-feksi mikoriza pada akar. Sebaliknya, pe-mupukan P dosis tinggi terlihat menekan populasi dan persentase infeksi mikoriza pada akar, sehingga untuk meningkatkan populasi dan efektivitas mikoriza pada akar purwoceng diperlukan ketersediaan P tanah yang tidak terlalu tinggi dan opti-mal bagi mikoriza. Kata kunci: Pimpinella pruatjan, mikoriza, pupuk P, produksi biomas, mutu
dc.identifier.issn0215-0824
dc.identifier.urihttps://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/30406
dc.language.isoid
dc.publisherBalai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
dc.relation.ispartofseriesVolume 22; No 2 2011
dc.titlePengaruh Pupuk P dan Mikoriza terhadap Produksi dan Mutu Simplisia Purwoceng
dc.typeArticle
Files
Original bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Pengaruh pupuk p dan Mikoriza tetrhadap produksi dan mutu simplisia purwoceng 147-156 (2).pdf
Size:
3.01 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
License bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.77 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: