Jenis-jenis Hama dan Serangannya Pada Tanaman Nilam ; buletin litro vol xvi no 2, 2005 hlmn 76-82
No Thumbnail Available
Date
2005-01-01
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Abstract
Secara umum tanaman nilam
(Pogostemon cablin Benth) di Indonesia masih diusahakan secara tradisional. Beberapa aspek budidaya masih perlu mendapat perhatian, diantaranya pengendalian organisme pengganggu tanaman. Telah dilakukan observasi jenis- jenis hama tanaman nilam di Kebun Percobaan (KP.) Sukamulya, dari bulan Agustus 2004 sampai dengan bulan Januari 2005. Penelitian lanjutan dilakukan di rumah kaca dan laboratorium hama Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, Bogor, yaitu mengenai pengaruh populasi lundi terhadap kematian bibit tanaman nilam. Rancangan percobaan adalah acak kelompok dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan. Lundi yang diperlakukan adalah instar ketiga dari hasil pemeliharaan dan bibit nilam dipergunakan adalah varietas Sidikalang umur ± 1 bulan. Setiap bibit nilam diinvestasikan 1, 2, 3, 4 dan 5 ekor lundi. Bibit tanpa investasi lundi disertakan sebagai kontrol. Hasil pengamatan menunjukkan hama yang menyerang tanaman nilam adalah belalang (Valanga sp) dan kutu daun (Myzus persicae), rayap (Coptotermes sp) dan bekicot (Achatin sp) serta lundi (Exopholis hypoleuca) dengan tingkat serangan rendah sampai tinggi. Akibat serangan lundi mengakibatkan kematian tanaman nilam di lapang sebanyak 1.800 tanaman dari 15.000 populasi tanaman di KP. Sukamulya. Perlakuan dengan 1, 2, 3, 4 dan 5 ekor lundi/polibag menimbulkan kematian tanaman berturut-turut pada hari ke 14, 13, 10, 7 dan 7 setelah investasi
lundi. Sedangkan pada kontrol (tanpa
perlakuan), tidak terdapat tanaman yang mati.
Kata kunci: Monitoring hama, inventasi lundi, hari kematian tanaman nilam