Pengelolaan Penyakit-penyakit pada Tanaman Atsiri 134-142
No Thumbnail Available
Date
2012-07-01
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian
Abstract
Penyakit tanaman sering menjadi kendala dalam budidaya tanaman atsiri, karena menyebabkan pertumbuhan terhambat,
kerusakan daun, dan bunga, bahkan kematian tanaman. Banyak penyakit telah diketahui penyebabnya, tetapi beberapa
lainnya belum diketahui jenis patogen penyebab demikian juga dengan teknik pengendaliannya. Bakteri, jamur, nematode
dan virus merupakan kelompok patogen yang banyak menyebabkan penyakit pada tanaman atsiri. Strategi pengendalian
penyakit oleh bakteri melalui pengendalian terpadu, dengan rotasi tanaman, penggunaan bibit sehat, pupuk hayati
diperkaya mikroba dan apliksai bakterisida jika diperlukan; dapat mengurangi intensitas penyakit 61%. Penyakit yang
disebabkan oleh jamur dikendalikan dengan fungisida sintetis atau pestisida organik, disertai sanitasi dan eradikasi bagian
atau tanaman sakit. Pengendalian nematoda dilakukan dengan nematisida, pestisida nabati, agensia hayati, kapur
pertanian, bahan organik, dan pupuk anorganik. Pengendalian penyakit oleh virus dilakukan melalui penggunaan benih
sehat hasil kultur jaringan meristem dan antivirus sintetik. Sedangkan pengendalian penyakit yang disebabkan oleh alga
dilakukan dengan kultur teknis yaitu mengatur kelembaban. Strategi pengendalian tersebut diatas juga perlu dukungan
karantina pertanian, baik antar kebun, daerah maupun antar pulau untuk mencegah penyebaran penyakit yang lebih luas.
Identifikasi patogen penyebab penyakit yang belum diketahui penyebabnya perlu dilakukan untuk mengetahui teknik
pengelolaannya.
Kata kunci: Tanaman atsiri, penyakit tanaman, teknologi pengelolaan.