Meningkatkan Budaya Bersih dan Sehat serta Manfaatnya pada Usaha Ternak Sapi Perah Rakyat di Jawa Barat
Loading...
Date
2022-12
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian
Abstract
Peningkatan kualitas susu segar dipandang masih menjadi tantangan dan sekaligus menjadi kunci sukses
pengembangan peternakan sapi perah rakyat. Salah satu ukuran kualitas susu segar yang menjadi penentu tingkat
harga adalah Total Plate Count (TPC), yang terkait langsung dengan tingkat kebersihan kandang, teknik
pemeliharaan sapi dan pemerahan susu, serta penanganan susu segar. Tulisan ini bertujuan untuk mendiskusikan
penumbuhan dan peningkatan budaya ‘bersih dan sehat’ pada usaha peternakan sapi perah rakyat serta
manfaatnya, dan bagaimana seharusnya peran pemerintah, peneliti/akademisi, koperasi, dan industri pengolah
susu dalam upaya ini. Data yang digunakan dalam tulisan ini merupakan bagian dari data IndoDairy Smallholder
Household Resurvey (ISHR) yang dikumpulkan dalam rangka kerja sama penelitian antara Pusat Sosial Ekonomi
dan Kebijakan Pertanian (PSEKP) dan Australian Centre for International Agricultural Research (ACIAR). Data
dikumpulkan selama bulan Desember 2021 meliputi 410 rumah tangga peternak di Kabupaten Bandung (204
responden), Garut (86 responden), Cianjur (63 responden), dan Bogor (57 responden). Data dan informasi yang
diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan tabulasi silang. Fakta-fakta yang ada di lapangan
menunjukkan bahwa kinerja budaya ‘bersih dan sehat’ pada usaha peternakan sapi perah rakyat masih rendah,
namun dinilai masih dapat ditingkatkan. Untuk itu, diperlukan kerja sama dan koordinasi serta peran aktif dari
semua pihak yang terkait, mulai dari peternaknya sendiri, koperasi, industri pengolahan susu, pemerintah pusat
(khususnya Ditjen PKH), pemerintah daerah dan perguruan tinggi.
DOI: https://doi.org/10.21082/akp.v20i2.209-230
Description
Keywords
manajemen kandang, manajemen pemerahan, sapi perah, total plate count