Pemanfaatan Minyak Atsiri sebagai Antimikroba 111-120
| dc.contributor.author | Sri Yuni Hartati | |
| dc.date.accessioned | 2026-09-15T01:42:16Z | |
| dc.date.available | 2026-09-15T01:42:16Z | |
| dc.date.issued | 2012-07-01 | |
| dc.description.abstract | vMinyak atsiri merupakan produk metabolit sekunder dari tanaman. Minyak atsiri pada umumnya mengandung berbagai jenis senyawa kimia yang mempunyal banyak manfaat, diantaranya adalah aktivitasnya sebagal antimikroba. Rahasia keampuhan minyak atsiri sebagal antimikroba terletak pada senyawa kimia yang dikandungnya seperti carvacrol, eugenol, cinnamaldehyde, cinnamic acid, perillaldehyde, thymol dsb. Secara tradisional minyak atsirl sering digunakan sebagal bumbu, flavour, dan bahan pewangi. Sehubungan dengan aktivitasnya sebagal antimikroba, minyak atsiri juga dapat digunakan sebagal bahan antiseptik, antiinflamasi, antioksidan, serta sebagai obat berbagai penyakit pada manusia dan hewan. Selain itu minyak atsiri juga memungkinkan untuk digunakan sebagai bahan pestisida nabati. Pengembangan produk-produk derivat minyak atsiri pada skala industri dan komerslal, diharapkan dapat meningkatkan pendapatan petani dan devisa negara serta dapat menggantikan produk-produk yang mengandung bahan kimia sintetik yang berbahaya bagi kesehatan manusia dan lingkungan. Kata kund: Minyak atsiri, antimikroba. | |
| dc.identifier.isbn | 978-602-9462-14-2 | |
| dc.identifier.uri | https://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/32332 | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian | |
| dc.title | Pemanfaatan Minyak Atsiri sebagai Antimikroba 111-120 | |
| dc.type | Article |