Strategi Pengembangan Usaha Tani Bawang Putih Lokal Kabupaten Belu

dc.contributor.authorKause, Wehelmina Lodia
dc.contributor.authorIstiqlaal, Suci
dc.date.accessioned2026-09-09T03:04:25Z
dc.date.available2026-09-09T03:04:25Z
dc.date.issued2022-06
dc.description.abstractBawang putih lokal di Kabupaten Belu NTT memainkan peran penting bagi pengembangan ekonomi daerah dan kesejahteraan petani. Penetapan strategi pengembangan yang tepat akan meningkatkan kinerja usaha tani bawang putih lokal ini. Dengan mengoptimalkan kekuatan dan peluang serta memprioritaskan kelemahan dan ancaman, petani dapat mengelola usaha tani secara baik untuk mencapai kesejahteraannya. Tujuan penelitian ini adalah merumuskan strategi pengembangan usaha tani bawang putih lokal di Kabupaten Belu. Penelitian ini menggunakan mixed methode dengan analisis data EFAS, IFAS, matriks IE dan SWOT. Hasil analisis EFAS dengan skor 2,74 artinya kondisi eksternal cukup baik dan mampu menggunakan peluang untuk meminimalisir ancaman, IFAS dengan skor 2,60 artinya kondisi internal cukup baik dan mampu memanfaatkan kekuatan dan meminimalisir kelemahan, IE menempatkan pada posisi strategi penetrasi pasar dan pengembangan produk. Analisis SWOT menunjukkan strategi S-O melalui pengembangan kawasan sentra produksi bawang putih dan peningkatan kelas kemampuan serta kerja sama dalam maupun antarkelompok tani. Strategi WO menunjukkan urgensi gerakan makan bawang putih, penetrasi pasar oleh pemerintah untuk menstabilkan harga, peningkatan kualitas daya saing dengan menyediakan benih unggul berlabel. Strategi W-T mengindikasikan perlunya memperluas akses komunikasi dan informasi serta pengembangan berbasis teknologi dan skala usaha. Disarankan menggunakan strategi penetapan kawasan sentra produksi meliputi lokasi, petani dan kelompok tani pelaksana serta pola pemasaran. Di samping itu disarankan adanya peningkatan skala ekonomi dan kelompok tani, pengembangan sistem agribisnis hulu-hilir, penumbuhan koperasi kelompok tani, pengembangan agroindustri; pemberdayaan BUMDes sebagai ATM petani bawang putih. DOI: https://doi.org/10.21082/akp.v20i1.107-121
dc.identifier.issn2549-7278
dc.identifier.urihttps://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/31932
dc.language.isoid
dc.publisherPusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian
dc.relation.ispartofseriesAnalisis Kebijakan Pertanian; Vol. 20 No. 1 (2022)
dc.subjectE Economics, development, and rural sociology/Ekonomi, Pembangunan dan Sosiologi Pedesaan::E16 Production economics/Ekonomi Produksi
dc.subjectE Economics, development, and rural sociology/Ekonomi, Pembangunan dan Sosiologi Pedesaan::E10 Agricultural economics and policies/Ekonomi dan Kebijaksanaan Nasional mengenai pertanian
dc.subjectbawang putih lokal
dc.subjectBelu NTT
dc.subjectstrategi pengembangan
dc.subjectSWOT
dc.subjectvarietas lokal
dc.titleStrategi Pengembangan Usaha Tani Bawang Putih Lokal Kabupaten Belu
dc.typeArticle
Files
Original bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
LE-7-CE+SNS_FINAL-223-Bawang+Putih+Lokal+Belu-edit+ASR,+22Nov+2021-+terbit+Juni+2022-OK.pdf
Size:
315.68 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
License bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.77 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: