Prospek Pengembangan Industri Minyak Nilam di Indonesia 1-6

dc.contributor.authorAgus Wahyudi dan Ermiati
dc.date.accessioned2026-09-15T00:55:17Z
dc.date.available2026-09-15T00:55:17Z
dc.date.issued2012-07-01
dc.description.abstractTanaman nilam (Pogostemon cablin Benth.) merupakan salah satu tanaman penghasil minyak atsiri yang penting di Indonesia. Dipasar Internasional Indonesia merupakan pemasok minyak nilam terbesar berkisar 85% dengan rata-rata volume ekspor 1.057 t/tahun. Tujuan ekspor minyak nilam Indonesia adalah Singapura (37,17%), Amerika Serikat (17,92%), Spanyol (16,45%), Perancis (8,85%), Switzerland (6,93%), Inggris (4,42%), dan negara lainnya (8,26%). Kendala dalam pengembangan industri minyak nilam Indonesia adalah tingginya fluktuasi harga. Harga minyak nilam di pasar Internasional berkisar antara US$17-40 per kg. Untuk pembangunan industri nilam Indonesia, Balittro telah melepas tiga varietas unggul nilam, yaitu Tapaktuan, Lhokseumawe dan Sidikalang dengan produktivitas terna dan kadar minyak masing-masing 13,28 t/ha dan 2,83%, 11,09 t/ha dan 3,21% serta 10,50 t/ha dan 2,89%. Agroindustri penyulingan minyak nilam ketiga varietas unggul tersebut menguntungkan dan layak diusahakan. Kata kunci: Nilam, Pogostemon cablin, prospek pengembangan, pasar ekspor.
dc.identifier.issn978-602-9462-14-2
dc.identifier.urihttps://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/32311
dc.language.isoid
dc.publisherBadan Penelitian dan Pengembangan Pertanian
dc.titleProspek Pengembangan Industri Minyak Nilam di Indonesia 1-6
dc.typeArticle
Files
Original bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Prospek Pengembangan Industri Minyak Nil.pdf
Size:
5.25 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
License bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.77 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: