Kajian Pendekatan Pengelolaan Tanaman Terpadu Padi Sawah Dalam Rangka Peningkatan Produksi Padi di Kabupaten Batubara

dc.contributor.authorKhairiah
dc.date.accessioned2026-07-24T06:26:42Z
dc.date.available2026-07-24T06:26:42Z
dc.date.issued2017-12-01
dc.description9 p.; tab.
dc.description.abstractAbstrak Komponen teknologi utama pada pendekatan Pengelolaan Tanaman Terpadu daya adaptasinya luas dan pengaruh positifnya terhadap produktifitas jelas, dan komponen teknologi pilihan yang dapat dipilih disesuaikan dengan kondisi agroekologi setempat. Kajian pendekatan pengelolaan tanaman terpadu padi sawah dalam rangka peningkatan produksi padi dilaksanakan pada bulan Juli 2016, di Desa Pematang Cengkring Kecamatan Medang Deras, Desa Perupuk Kecamatan Lima Puluh dan Desa Titi Payung Kecamatan Air Putih Kabupaten Batubara dengan cara wawancara mendalam dan FGD kepada ketua Gapoktan, kelompok tani dan petani pada desa kajian. Hasil kajian dengan pelaksanaaan pendekatan PTT padi di Kabupaten Batubara masih tergolong sedang, Dengan demikian program PTT masih perlu disosialisasikan ke petani, kelompok tani, gabungan kelompok tani, tokoh masyarakat, Penyuluh Pertanian Lapangan dan Dinas/Instansi terkait mutlak diperlukan guna lebih mendukung terhadap keberhasilan pertanian khususnya produksi padi Abstract The main technology components on a comprehensive approach to PTT adaptability and positive influence on productivity is clear, and component technology options that can be selected adapted to local agro-ecological conditions. Assessment approach integrated crop management of paddy in order to increase rice production was carried out in July 2016, in Pematang Cengkring village, Medang Deras sub district, Perupuk village, Lima Puluh subdistrict and Titi Payung village, Air Putih sub district Batubara district whit in-depth interviews and focus group discussions to the Gapoktan, farmer groups and farmers. Result The study are execution approach of integrated crop management (ICM) of rice in Batubara district is still relatively moderate, thus the PTT program still need to be disseminated to farmers, Gapoktan groups, farmer group, community leaders, Agricultural Extension Workers and Department/Institution related absolutely necessary in order to better support the success of agriculture, especially rice production
dc.identifier.isbn978-979-540-110-0
dc.identifier.urihttps://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/30520
dc.language.isoid
dc.publisherBalai Besar Penelitian Tanaman Padi
dc.titleKajian Pendekatan Pengelolaan Tanaman Terpadu Padi Sawah Dalam Rangka Peningkatan Produksi Padi di Kabupaten Batubara
dc.title.alternativeProsiding Seminar Nasional 2016 Buku 1
dc.typeArticle
Files
Original bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
24. Kajian Pendekatan Pengelolaan Tanaman Terpadu Padi Sawah Dalam Rangka Peningkatan Produksi Padi di Kabupaten Batubara - Khairiah.pdf
Size:
108.88 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
License bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.77 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: