Karakteristik Minyak Daun Sapuko
| dc.contributor.author | Salya Sait dan Enny Hawani Lubis | |
| dc.date.accessioned | 2026-03-11T02:40:31Z | |
| dc.date.available | 2026-03-11T02:40:31Z | |
| dc.date.issued | 1989-07 | |
| dc.description.abstract | Sapuko (Leptospermum flavescens, Smith) banyak tum- buh secara liar di Sulawesi Selatan. Minyak dari daun me- miliki aroma yang mirip dengan aroma minyak dari Lepto- spermum citratum var "A". Untuk membuktikan hal terse- but, minyak sapuko dianalisis dengan kromatografi gas. Ha- silnya menunjukkan bahwa komponen utama minyak ter- sebut adalah linalil asetat (21.13%), beta terpineol (15.41%), terpineol-4 (14.16%) dan borneol (6.77%). Di samping itu, beberapa komponen yang menentukan varietas dari tumbuh- an tersebut, yaitu sitronelal, neral, geranial dan geraniol. Kan- dungan sitronelal dan sitral minyak sapuko sangat rendah. serta sifat putaran optiknya menunjukkan bahwa minyak sa- puko bukan dari L. flavescens var citratum tetapi varietas lain dari species tersebut. | |
| dc.identifier.issn | 0216-9657 | |
| dc.identifier.uri | https://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/28781 | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | Pusat Penelitian Dan Pengembangan Tanaman Industri | |
| dc.title | Karakteristik Minyak Daun Sapuko | |
| dc.type | Article |