Evaluasi Daya Hasil dan Mutu Aksesi Tanaman Seraiwangi 38-43

No Thumbnail Available
Date
2012-07-01
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian
Abstract
Evaluasi daya hasil dan mutu 20 aksesi seraiwangi (Cymbopogon nardus (L.) Rendle.) di KP. Manoko. Rancangan yang digunakan Rancangan Acak Kelompok 3 ulangan dengan jarak tanam 1 m x 1 m. Jumlah tanaman per petak 30 tanaman, luas petak/plot per aksesi 10 m x 3 m. Pengamatan dilakukan pada masa vegetatif dengan parameter karakter morfologi meliputi tinggi dan lebar rumpun, tinggi batang semu, panjang pelepah, panjang dan lebar daun serta masa generatif yaitu produksi dan mutu minyak. Aksesi-aksesi yang dievaluasi menunjukkan keragaman pertumbuhan berkisar 25,32%-68,17%. Aksesi yang memiliki bobot kering tertinggi umur 6 bulan dan 9 bulan adalah aksesi Andus 015 (9.080 g) dan Andus 020 (5.573 g). Aksesi lain yang memiliki berat kering tinggi adalah aksesi Andus 016, Andus 017, Andus 018 dan Andus 019. Berdasarkan volume yang dihasilkan menunjukkan bahwa aksesi Andus 007 sebesar 35,88 ml (tertinggi) dan aksesi Andus 005 sebesar 24,50 ml (terendah). Kadar minyak tertinggi berturut-turut aksesi Andus 007 sebesar 5,05%, Andus 004 (4,12%), Andus 008 (4,61%), Andus 010 (4,18%), Andus 011 (4,26%), Andus 012 (4,09%), Andus 014 (4,03%), Andus 018 (4,14%), Andus 019 (4,30%), Andus 020 (4,21%). Dengan demikian ke 10 aksesi tersebut dapat dievaluasi lebih lanjut pada beberapa daerah yang berbeda untuk diketahui kestabilan produksinya. Kata kunci: Seraiwangi (Cymbopogon nardus), plasma nutfah, aksesi, karakter pertumbuhan, produksi, kadar minyak.
Description
Keywords
Citation