Percepatan Diseminasi Produktivitas Padi Untuk Antisipasi Perubahan Iklim Pada Lahan Sub Optimal di Kalimantan Barat
| dc.contributor.author | Jhon David H | |
| dc.date.accessioned | 2026-07-23T04:37:00Z | |
| dc.date.available | 2026-07-23T04:37:00Z | |
| dc.date.issued | 2017-12-01 | |
| dc.description | 7 p.; tab. | |
| dc.description.abstract | Abstrak Beragamnya varietas padi yang telah dilepas sangat berguna bagi pertanian, dan menjadi pilihan bagi petani untuk bercocok tanam yang sesuai dengan wilayahnya baik dalam kondisi abiotik maupun biotik sehingga memudahkan petani untuk melakukan pergiliran varietas. Semakin banyak varietas yang berdaya hasil tinggi dan adaptasinya luas dapat memudahkan diseminasi varietas terutama untuk menunjang program pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produktivitas berbagai VUB dalam mengantisipasi perubahan iklim yang terjadi saat ini. Adapun VUB yang ditanam dalam mengantisipasi perubahan iklim adalah Inpari 10, Inpari 30, Mekongga dan Ciherang yang ditanam di lahan petani desa Merpak Kecamatan Kelam Permai Kabupaten Sintang. Penelitian dilakukan pada bulan Maret sampai Juni 2015 dengan Teknologi yang diterapkan adalah komponen dasar dan pilihan yang terdapat dalam model Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) padi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Varietas Inpari 30, Inpari 10, Mekongga mempunyai ketahanan yang berbeda-beda dalam perubahan iklim dan sangat adaptif pada lingkungan spesifik. Secara berturut-turut produktivitas VUB sebesar 6,4; 5,1; 4,8,t GKP/ha atau meningkat 42,2; 13,3,; 6,6 7% di atas varietas eksisting Ciherang (4,5 t GKP/ha) Abstract The diversity of rice varieties that have been released are very useful for agriculture, and a choice for farmers to grow crops that fit well within its territory abiotic and biotic conditions making it easier for farmers to make a rotation varieties. More and more varieties of high yield and wide adaptability to facilitate the dissemination of varieties especially to support government programs. This study aims to determine the appearance and productivity VUB Inpari 10, Inpari 30 Mekongga and Ciherang planted in farmers’ fields Merpak village Permai Kelam District of Sintang. The study was conducted from March to June 2015, with technology that is applied is the basic component and the option contained in the model of Integrated Crop Management (ICM) of rice. The results showed that the varieties Inpari 30 Inpari 10, Mekongga the new varieties of rice that is highly adaptive to the specific environment and deliver results 6.4 respectively; 5.1; 4.8 t GKP/ha, an increase of 42.2; 13.3 ,; 6.6 7% over existing varieties Ciherang (4.5 t GKP / ha) | |
| dc.identifier.isbn | 978-979-540-110-0 | |
| dc.identifier.uri | https://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/30497 | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | Balai Besar Penelitian Tanaman Padi | |
| dc.title | Percepatan Diseminasi Produktivitas Padi Untuk Antisipasi Perubahan Iklim Pada Lahan Sub Optimal di Kalimantan Barat | |
| dc.type | Article |
Files
Original bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- 35. Percepatan Diseminasi Produktivitas Padi Untuk Antisipasi Perubahan Iklim Pada Lahan Sub Optimal di Kalimantan Barat - Jhon David H.pdf
- Size:
- 73.84 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
- Description:
License bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- license.txt
- Size:
- 1.77 KB
- Format:
- Item-specific license agreed upon to submission
- Description: