Uji Adaptasi Varietas Unggul Baru (VUB) Padi Sawah Lahan Sawah Tadah Hujan di Kabupaten Seluma

dc.contributor.authorYartiwi
dc.contributor.authorDamiri, Ahmad
dc.contributor.authorFirison, Jhon
dc.contributor.authorIswadi, Heryan
dc.contributor.authorYahumri
dc.date.accessioned2026-04-09T08:17:46Z
dc.date.available2026-04-09T08:17:46Z
dc.date.issued2018-12-01
dc.description11 p.; ills.; tab.
dc.description.abstractAbstrak Penggunaan varietas unggul baru yang adaptif merupakan salah satu teknologi untuk meningkatkan produktivitas padi sawah. Tujuan pengkajian untuk melihat keraragaan pertumbuhan dan hasil beberapa varietas unggul baru padi sawah pada lahan tadah hujan di Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu. Pengkajian yang dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan faktor tunggal yaitu varietas padi Inpari 39, 41, Situbagendit dan Ciherang (pembanding) yang masing-masing diulang sebanyak 6 kali. Data yang dikumpulkan yaitu data pertumbuhan tanaman (tinggi tanaman dan jumlah anakan), dan komponen hasil (panjang malai, gabah isi/malai, gabah hampa/malai, berat 1000 butir dan produktivitas). Data dianalisis sidik ragam (ANOVA) dan diuji lanjut dengan DMRT untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan. Sedangkan untuk melihat pertumbuhan dan hasil secara deskriptif yaitu membandingkan hasil pengkajian dan deskripsi padi. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa dari ketiga varietas yang diintroduksikan Inpari 39, 41 dan Situbagendit memperoleh hasil lebih tinggi bandingkan varietas Ciherang yaitu rata-rata produktivitas secara berturut 4,25 t GKG/ha, 4,5t GKG/ha, 4,36 t GKG/ha dan 3,2 t GKG/ha. Abstract The use of new varieties adaptive is one technology to increase rice productivity. The purpose of the assessment was to see the growth and yield of some new varieties of wetland paddy on rainfed land in Seluma District of Bengkulu Province. The study was conducted using Group Random Design (RAK) with single factors of Inpari 39, 41, Situbagendit and Ciherang varieties, each of which was repeated 10 times. Data collected were plant growth data and yield component. Data was analyzed variance analysis (ANOVA) and tested further with DMRT to know the difference between treatments. Meanwhile, to see the growth and the results descriptively compare the results of assessment and description of rice. The results of the study showed that from the three varieties introduced Inpari 39, 41 and Situbagendit obtained higher yields than the ciherang varieties i.e. the average productivity of 4.25 t GKG / ha, 4.5 t GKG / ha, 4.36 t GKG / ha and 3.2 t GKG/ ha.
dc.identifier.isbn978-979-540-113-1
dc.identifier.urihttps://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/29195
dc.language.isoid
dc.publisherBalai Besar Penelitian Tanaman Padi
dc.titleUji Adaptasi Varietas Unggul Baru (VUB) Padi Sawah Lahan Sawah Tadah Hujan di Kabupaten Seluma
dc.title.alternativeProsiding Seminar Nasional 2017: Dukungan Inovasi Teknologi Padi Untuk Mewujudkan Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia. Buku 1
dc.typeArticle
Files
Original bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
48. Uji Adaptasi Varietas Unggul Baru (VUB) Padi Sawah Lahan Sawah Tadah Hujan di Kabupaten Seluma - Yartiwi, Ahmad Damiri, Jhon Firison, Heryan Iswadi dan Yahumri .PDF
Size:
313.96 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
License bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.77 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: