KONSERVASI DAN REGENERASI STEVIA (Stevia rebaudiana Bertoni) SECARA IN VITRO : Warta balittro Vol.34 No. 68 Tahun 2017
No Thumbnail Available
Date
2017-12-01
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Abstract
Stevia (Stevia rebaudiana Berton)
digunakan sebagai pemanis alami yang
sangat bermanfaat untuk kesehatan.
Perbanyakan stevia secara konvensional
dapat dilakukan menggunakan biji dan
setek. Namun penggunaan biji kurang
efektif karena rendahnya keberhasilan
perkecambahan. Metode perbanyakan
stevia melalui kultur jaringan telah
diperoleh baik untuk multiplikasi tunas
maupun induksi perakaran. Untuk
memelihara plasma nutfah stevia secara
ek-situ dapat dilakukan melalui
konservasi di laboratorium dalam
keadaan tumbuh. Upaya konservasi
stevia telah dilakukan dengan
menumbuhkan tunas dalam media
Murashige dan Skoog (MS) dengan
penambahan Benzil Amino Purin (BAP)
konsentrasi 0,1 mg/1 dan tanpa
penambahan BAP. Hasil pengamatan
menunjukkan bahwa penyimpanan tunas
stevia dalam keadaan tumbuh baik tanpa
diberi BAP ataupun dengan aplikasi BAP
dengan konsentrasi rendah mampu
mengurangi instensitas sub kultur
selama delapan bulan. Teknik ini
membantu pemeliharaan karena dapat
mengurangi biaya sub kultur. Regenerasi
biakan setelah disimpan tidak menurun
dan dapat kembali tumbuh dengan
normal.