Pembangunan Knowledge Center (infra insight) di Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan : Laporan Aksi Perubahan Kualitas Pelayanan Publik

Loading...
Thumbnail Image
Date
2025
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
BBPMKP
Abstract
Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan memegang peran strategis dalam mengoordinasikan berbagai program prioritas nasional, mulai dari swasembada pangan hingga pembangunan Giant Seawall dan Kereta Cepat Jakarta–Surabaya. Namun, efektivitas fungsi koordinasi ini terhambat oleh masalah mendasar berupa fragmentasi data, di mana data-data strategis tersebar di masing-masing kementerian/lembaga (K/L) mitra. Kondisi ini menciptakan isu prioritas: "Data yang kurang memadai untuk pengambilan keputusan pimpinan", yang secara langsung menghambat penerapan kebijakan berbasis bukti (evidence- based policy) dan berisiko menghasilkan keputusan berdasarkan informasi yang tidak lengkap. Untuk mengatasi hal ini, Aksi Perubahan diinisiasi melalui pembangunan Knowledge Center (Infra Insight), sebuah platform data terpusat yang dirancang untuk menyediakan data berkualitas secara cepat. Implementasi dibagi menjadi tiga fase: Jangka Pendek (2 bulan) untuk membentuk fondasi digital dan meluncurkan dashboard tahap 1; Jangka Menengah (6 bulan) untuk memperkuat tata kelola dengan penyusunan SOP; dan Jangka Panjang (1 tahun) untuk melembagakan kolaborasi data antar K/L mitra. Selama masa implementasi jangka pendek, aksi perubahan telah berhasil menghasilkan capaian kunci yang memperkuat tata kelola data. Capaian tersebut mencakup Pembentukan Tim Pengelola Data melalui Keputusan Menteri Koordinator Nomor 104/S/Tahun 2025, penyusunan Rencana Aksi, serta peluncuran dashboard dan database Infra Insight tahap 1 (yang dapat diakses melalui ckc.kemenkoinfra.go.id). Selain itu, Project Leader juga melakukan identifikasi dan pengumpulan data ke dalam katalog data. Melalui strategi komunikasi dan audiensi yang intensif dengan K/L mitra utama (seperti Kemen PU, Kemenhub, dan Kemen ATR/BPN), tingkat dukungan stakeholder berhasil ditingkatkan secara signifikan, dibuktikan dengan perpindahan stakeholder internal dan beberapa K/L mitra dari kuadran Latent ke Promoter pada Peta Stakeholder. Secara keseluruhan, "Pembangunan Knowledge Center (Infra Insight)" berhasil meletakkan fondasi transformasi digital yang kuat, menjawab isu data yang krusial, dan meningkatkan kualitas kebijakan berbasis bukti di sektor infrastruktur, dengan fokus keberlanjutan pada standardisasi data, pengembangan platform, dan perluasan kolaborasi antarlembaga.
Description
Keywords
Knowledge Center;Infra Insight;Kebijakan Berbasis Bukti;Tata Kelola Data;Transformasi Digital;Kemenko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan;Lapoaran Aksi Perubahan;Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP);Lap.PKP/10/2025;
Citation