Efektivitas Pemupukan NPK Menggunakan Pupuk Hayati Agrimeth Pada Padi Varietas Inpari 10 di Lahan Sawah Inceptisol Bogor

Abstract
Abstrak Agrimeth adalah pupuk hayati yang mengandung beberapa jenis bakteri yaitu Bradyrhizobium japonicum, Rhizobium japonicum, Azotobacter sp, Bacillus sp dan Methylobacterium sp yang dikemas dalam bahan pembawa berbentuk bubuk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pemupukan N, P, dan K menggunakan pupuk hayati Agrimeth pada pertumbuhan dan hasil padi di Inceptisol Bogor. Percobaan adalah rancangan acak kelompok terdiri dari 7 perlakuan dengan empat ulangan per perlakuan. Perlakuan yang dilakukan adalah: 1) Kontrol yang tidak dipupuk, 2) Pupuk NPK 100% dari tingkat yang direkomendasikan, 3) Agrimeth, 4) Pupuk NPK pada 25% dari tingkat yang direkomendasikan +Agrimeth, 5) Pupuk NPK pada 50% daritingkat yang direkomendasikan+Agrimeth, 6) Pupuk NPK sebesar 75% dari tingkat yang direkomendasikan+Agrimeth, 7) Pupuk NPK 100% dari tingkat yang direkomendasikan + Agrimeth. Agrimeth diaplikasikan pada perlakuan benih pada 16 g/kg biji atau 400 g/25 kg per ha. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan Agrimeth memberikan hasil positif baik pada pertumbuhan dan hasil padi yang tumbuh di tanah agak masam dengan dolomit dan pupuk kandang sebagai pupuk dasar. Perlakuan yang paling penting untuk meningkatkan hasil gabah padi adalah pupuk NPK pada pupuk NPK sebesar 75% dari tingkat yang direkomendasikan + Agrimeth seperti yang ditunjukkan oleh nilai Efektivitas Agronomi Relatif sebesar 134,9%. Abstract Agrimeth is a biological fertilizer containing several Bradyrhizobium japonicum and Rhizobium japonicum, Azotobacter sp, Bacillus sp and Methylobacterium sp in powder-shaped carrier material. The objective of this research was to evaluate the effectiveness of Agrimeth on rice growth and yield at Inceptisol of Bogor. The experiment was a randomized block design consisting of 7 treatments with four replications per treatment. The treatments included were: 1) Untreated control, 2) NPK fertilizers at 100% of recommended level, 3) Agrimeth, 4) NPK fertilizers at 25% of recommended level + Agrimeth, 5) NPK fertilizers at 50% of recommended level + Agrimeth, 6) NPK fertilizers at 75% of recommended level + Agrimeth, 7) NPK fertilizers at 100% of recommended level + Agrimeth. The Agrimeth was applied to the seed treatment at 16 g/kg of seed or 400 g/25 kg per ha. The results of this research showed that the application of Agrimeth gave a positive result both on growth and yield of paddy grown in slightly acid soil with dolomite and manure as a base fertilizer. The most important treatments to enhance the grain yield of rice were NPK fertilizers at NPK fertilizers at 75% of recommended level + Agrimeth as indicated by the value of Relative Agronomic Effectiveness of 134,9 %.
Description
12 p.; ills.; tab.
Keywords
Citation