Turiman Pagole Tumpangsari Padi Gogo dengan Kedelai

Loading...
Thumbnail Image
Date
2021
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi
Abstract
Penerapan teknologi Tumpangsari Tanaman (Turiman) Pagole antara padi gogo dan kedelai merupakan solusi strategis untuk mengatasi efisiensi penggunaan lahan serta defisit kedelai nasional melalui optimalisasi lahan kering. Sistem ini diperkenalkan dalam dua pilihan pengaturan populasi, yaitu Model 6-3 (6 baris padi gogo : 3 baris kedelai) dan Model 4-3 (4 baris padi gogo : 3 baris kedelai) dengan penggunaan varietas unggul seperti Inpago 10 dan Dega 1 serta pemupukan berimbang berbasis pembenahan tanah. Hasil pengujian di IP2TP Kendalpayak menunjukkan produktivitas gabah padi gogo masing-masing mencapai 3,2 t/ha (Model 6-3) dan 2,7 t/ha (Model 4-3), disertai tambahan hasil kedelai sebesar 1,1 t/ha dan 1,4 t/ha. Secara finansial, kedua model ini terbukti ekonomis dan layak dikembangkan dengan nilai nisbah B/C sebesar 0,5 serta memberikan keuntungan bersih berturut-turut sebesar Rp9.086.500,00/ha dan Rp8.896.500,00/ha. Lebih lanjut, penerapan teknologi Turiman Pagole di tujuh provinsi sentra padi gogo di Indonesia berpotensi menambah luas areal tanam efektif kedelai hingga 396.500 ha serta memberikan kontribusi produksi signifikan bagi ketahanan pangan nasional.
Description
Keywords
F Plant production/Produksi Tanaman::F08 Cropping patterns and systems/Pola Tanam dan Sistem Penanaman, F Plant production/Produksi Tanaman::F01 Crop Husbandry/Pertanaman
Citation