Peran Ganda Wanita Tani dalam Mencapai Ketahanan Pangan Rumah Tangga di Pedesaan

dc.contributor.authorRoosganda Elizabeth
dc.date.accessioned2025-09-09T03:43:24Z
dc.date.available2025-09-09T03:43:24Z
dc.date.issued2008-12-16
dc.descriptionMemasuki tahun ke-3 penerbitan Buletin Iptek Tanaman Pangan menunjukkan semakin mantapnya penerimaan artikel dari peneliti dan semakin lancarnya jadwal terbit publikasi ini. Sejak semula Buletin Iptek Tanaman Pangan dimaksudkan sebagai wahana untuk berbagi informasi dan gagasan yang dapat memberikan pencerahan dan pen- cerdasan kepada masyarakat pertanian tanaman pangan
dc.description.abstractSektor pertanian dan lapangan kerja formal tidak banyak dapat menyerap tenaga kerja wanita, padahal 50% dari total penduduk Indonesia adalah wanita. Lebih dari 70% wanita (sekitar 82,6 juta orang) berada di pedesaan dan 55% di antaranya hidup dari pertanian. Masuknya teknologi pertanian dan timbulnya berbagai pranata baru yang mengatur pola hubungan kerja antarpemilik lahan dan pekerja, diindikasikan dapat melemahkan posisi wanita tani. Padahal wanita tani dapat menghasilkan pendapatan untuk mengurangi keterbatasan ekonomi rumah tangga. Peningkatan produktivas lahan, usahatani, dan pendapatan rumah tangga dari usaha minapadi dan bebek cukup baik dan berpotensi mencapai ketahanan pangan menuju kesejahteraan rumah tangga petani di pedesaan. Wanita tani perlu dibina dan diberdayakan sebagai receiving system untuk mempercepat proses alih teknologi. Perlu kaji tindak dan revitalisasi mekanisme kerja penyuluhan untuk lebih melibatkan wanita tani dalam mempercepat adopsi teknologi. Diperlukan pula strategi perbaikan upah agar berimbang antarjender sebagai insentif dan keberpihakan terhadap wanita tani. P embangunan di pedesaan telah mengakibatkan terjadinya berbagai perubahan, terutama pada struktur ekonomi dan budaya masyarakat pedesaan, khususnya petani. Paradigma modernisasi dalam pem- bangunan pertanian yang mengutamakan prinsip efisiensi berdampak terhadap perubahan struktur ekonomi rumah tangga petani. Pembangunan pertanian di pedesaan telah menyebabkan pertumbuhan perekonomian yang pesat, meski belum sepenuhnya diimbangi oleh peningkatan struktur pendapatan rumah-tangga petani. Hal tersebut disebabkan karena laju pergeseran ekonomi sektoral relatif lebih cepat dibanding laju pergeseran tenaga kerja, dimana titik balik aktivitas ekonomi di Indonesia lebih dulu tercapai dibanding titik balik tenaga kerja (labor turning point) (Manning 2000).
dc.identifier.issn1907-4263
dc.identifier.urihttps://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/26090
dc.language.isoid
dc.publisherPusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan
dc.relation.ispartofseriesVolume 3; No 1
dc.titlePeran Ganda Wanita Tani dalam Mencapai Ketahanan Pangan Rumah Tangga di Pedesaan
dc.typeArticle
Files
Original bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
05-Roosganda.pdf
Size:
70.6 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
License bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.77 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description:
Collections