Analisis Usahatani Kopi di Lampung
Loading...
Date
1989-08-01
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Pusat Penelitian Agro Ekonomi
Abstract
Penurunan penerimaan nasional dari sektor minyak dan gas bumi (migas) sejak tahun 1982 dimana nilai ekspor migas menyusut dari Rp22.328,3 miliar menjadi Rp17.237,2 miliar pada tahun 1987 mendorong pemerintah untuk mengalihkan tumpuan penerimaan devisa ke sektor non-migas. Nilai ekspor non-migas mencatatkan lonjakan signifikan dari Rp3.929,2 miliar (1982) menjadi Rp8.598,9 miliar (1987). Subsektor perkebunan, khususnya komoditas kopi, memegang peranan kunci dalam strategi kompensasi devisa tersebut.
Di tingkat nasional, perkebunan kopi rakyat mendominasi struktur produksi jika dibandingkan dengan perkebunan besar (negara maupun swasta). Pada tahun 1986, perkebunan rakyat menguasai 888.900 hektar dengan produksi 334.200 ton, sementara perkebunan besar hanya mencakup 46.200 hektar dengan produksi 26.700 ton. Provinsi Lampung tampil sebagai salah satu sentra perkebunan kopi rakyat paling strategis di Indonesia. Pada tahun 1985, dengan luas areal 109.099 hektar (11,9 persen dari total nasional) dan volume produksi mencapai 69.068 ton (22,1 persen dari produksi nasional), tingkat produktivitas perkebunan kopi rakyat di Lampung tercatat jauh melampaui rata-rata nasional.
Mengingat dominasi perkebunan rakyat yang hampir mutlak di Provinsi Lampung (di mana perkebunan besar hanya mencakup 128 hektar), tulisan ini bertujuan mengkaji prospek Lampung dalam mendukung peningkatan produksi kopi nasional dengan menganalisis faktor-faktor kunci seperti:
1) Potensi wilayah dan daya dukung lingkungan.
2) Ketersediaan tenaga kerja rumah tangga dan luar keluarga.
3) Kondisi pertanaman serta tingkat penerapan teknis budidaya perkebunan rakyat.
4) Tingkat kelayakan ekonomi dan analisis keuntungan (profitability) usaha tani kopi rakyat.
Description
Keywords
E Economics, development, and rural sociology/Ekonomi, Pembangunan dan Sosiologi Pedesaan::E20 Organization, administration and management of agricultural enterprise or farms// Organisasi, Administrasi dan Pengelolaan Perusahaan Pertanian/Usaha tani, A Agriculture/Pertanian::A50 Agricultural research/Penelitian Pertanian, Kopi