Pengendalian Hama Lanas pada Ubi Jalar
No Thumbnail Available
Date
1996
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan
Abstract
Lanas Cylas formicarius Fabr. merupakan hama penting pada ubi jalar. Di
antara 16 jenis tanaman inangnya, ubi jalar paling disukai oleh hama ini.
Serangan lanas dapat terjadi pada semua bagian tanaman ubijalar, namun yang
paling merugikan adalah bila serangan terjadi pada umbi, yang menyebabkan
gejala burik dan umbi menjadi pahit. Untuk mengendalikan hama ini telah
dilakukan berbagai penelitian, antara lain penentuan saat panen, pembumbunan,
pemanfaatan musuh alami, penggunaan feromon seks sintetis, penggunana klon
tahan, serta penggunaan suspensi Bauveria bassiana, Metarhizium sp., dan
Aspergillus sp., dan insektisida. Penundaan saat panen dari umur 3,5 bulan
sampai 6 bulan terbukti meningkatkan serangan lanas. Letak umbi yang jauh di
bawah permukaan tanah dan kandungan beta-karoten yang tinggi pada umbi
berpengaruh negatif terhadap serangan hama ini. Oleh karena itu, perakitan
klon diarahkan untuk mendapatkan klon tahan yang umbinya dalam dan
mengandung beta-karoten tinggi. Dibandingkan dengan suspensi B. bassiana
dan Aspergillus sp., inokulasi dengan Metarhizium sp. paling efektif membunuh
kumbang. Penggunaan insektisida kurang menarik, mengingat nilai ekonomi ubi
jalar yang relatif lebih rendah dari komoditas lain seperti padi, jagung, dan
kedelai.